Tiket Terusan Nonton Sepakbola, Solusi Pembinaan Suporter

Dalam industri sepakbola, suporter adalah salah satu aspek utamanya. Sebagai sebuah solusi, diusulkan ada mekanisme tiket terusan bagi penonton sepakbola.

Hal itu dikemukakan peneliti hukum olahraga, Eko Noer Kristianto, dalam diskusi bertema “Suporter dalam Sepakbola Industri” yang diadakan oleh paguyuban Sepakbola Indonesia Juara (SIJ) di Jakarta, Kamis (13/12/2018) sore WIB.

“Keuntungannya banyak. Pertama, pembinaan suporter akan mudah dilakukan karena pemilik tiket terusan akan didata sehingga urusan data suporter akan lengkap dimiliki organisasi suporter dan klub sepakbola. Bagi klub tiket terusan juga menguntungkan karena mendapatkan penghasilan di awal,” tutur Eko.

Ide tiket terusan ini diamini oleh ketua SIJ, Hendri Satrio. Menurut Hensat (panggilan Hendri), negara juga akan diuntungkan karena pemasukan negara melalui pajak tiket terusan juga masuk ke kas negara di awal musim.

“Ide tiket terusan ini sangat perlu dipertimbangkan oleh klub dan PSSI,” kata pengamat komunikasi politik yang juga pendiri lembaga survey KedaiKOPI tersebut.

Ketua The Jak Mania 2014-2017, Richard Ahmad Supriyanto mengingatkan bahwa konsep tiket terusan ini bukannya tak pernah menjadi sebuah wacana. Menurutnya, sosialisasi terhadap tiket terusan ini tidak mudah dan lagi harga tiket terusan juga akan mahal di awal sehingga akan sulit dijangkau oleh suporter yang berasal dari kelas ekonomi bawah.

“Ide ini bagus tapi tidak bisa sekali luncur langsung jalan, perlu kegigihan dan konsistensi dalam melaksanakan ini. Harga tiket diawal yang mahal sebetulnya dapat disiasati dengan sistem cicilan,” kata Richard.