Meski Marak Isu Match Fixing, FIFA Ingin Negara Lain Contoh PSSI

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan apresiasi kepada pengembangan sepak bola di Indonesia. 

Dalam acara Forum FIFA Excecutive Football Summit di Doha, Qatar, Kamis (13/12/18), Gianni Infantino menjadikan PSSI sebagai salah satu federasi percontohan untuk negara-negara lain.

Hal ini sendiri diungkapkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha. Menurut Ratu Tisha, FIFA telah memberikan kepercayaan kepada PSSI untuk menjadi salah satu federasi percontohan. 

“Terima kasih kepada FIFA yang telah memberikan kepercayaan kepada PSSI menjadi salah satu federasi percontohan, PSSI fokus pada milestone yang telah ditetapkan yakni 2024, 2034, 2045,” ujar Ratu Tisha dikutip dari laman resmi PSSI.

Pujian dan kehormatan yang diberikan oleh FIFA ini seakan ‘berlawanan’ dengan kenyataan teknis yang ada saat ini. 

Dalam beberapa minggu terakhir, sepak bola Indonesia mulai digemparkan dengan isu match fixing/pengaturan skor.

Berbagai bukti pun telah tersebar di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Sejumlah nama juga turut disebut. Salah satunya adalah Hidayat yang mundur sebagai Exco PSSI usai dikaitkan dengan pengaturan skor laga PSS vs Persema di Liga 2. 

Selain match fixing yang belum tertanggulangi, Liga Indonesia sendiri masih cukup banyak masalah mulai dari jadwal yang kerap berubah-ubah hingga kompetisi yang bentrok dengan turnamen internasional (Piala AFF 2018).