Jakmania Berharap Juara Liga 1 Bukan Akhir Prestasi Persija

Sebagian pendukung Persija Jakarta, Jakmania, ternyata sempat tidak menyangka tim kesayangannya mampu menjuarai Liga 1 musim ini. Sempat menghuni dasar klasemen di awal musim, Macan Kemayoran akhirnya menjadi kampiun dengan torehan 62 poin.

Persijamemastikan gelar juara setelah mengalahkan Mitra Kukar 2-1 pada laga terakhir Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Ini adalah trofi ketiga Persija sepanjang 2018. Sebelum menjuarai Liga 1, Persija meraih gelar Piala Presiden dan Boost Fix Super Cup di Malaysia.

Trofi Liga 1 tersebut juga melepas dahaga Persija dan The Jakmania di pentas domestik. Kali terakhir Bambang Pamungkas dkk. menjuarai liga adalah pada 2001.

Prestasi yang diukir Stefano Cugurra Teco disambut suka cita oleh anggota Jakmania wilayah Depok, Agung Tri Saputro. Meski sempat meragukan Persija bisa juara, semua perjuangan mereka akhirnya terbayar dengan raihan trofi liga ke-11 sepanjang sejarah klub.

“Saya tidak menyangka Persija menjadi juara. Pada awal musim status Persija adalah tim kuda hitam. Namun, semua membutuhkan proses. Mungkin, berkat doa dari teman-teman dan kehendak Allah Subḥanahu Wa Ta’ala Persija akhirnya menjadi juara,” kata Agung ketika dihubungi Bola.com, Senin (10/12/2018).

“Senang tentunya karena kami sudah 17 tahun menunggu Persija kembali juara. Tahun ini juga spesial karena Persija juga meraih dua trofi sebelumnya. Prestasi ini membuat perjuangan kami sebagai Jakmania tidak sia-sia,” tutur sosok yang akrab disapa Bacil itu.

Senada dengan Agung, seorang suporter Persija wilayah Jakarta Selatan, Eka Febriyanto, juga tidak menyangka timnya menjadi juara. Dia berharap Macan Kemayoran bisa mempertahankan prestasi dan terus menjadi yang terbaik pada masa mendatang.

“Sampai sekarang masih gak percaya Persija bisa juara. Awal-awal musim bahkan sempat ada di zona degradasi. Namun, berkat kerja keras semuanya terbayar. Semoga ini bukan menjadi prestasi terakhir yang ditorehkan Persija,” ujar Eka.