BIFC 2018 Tak Pernah Sepi Penonton

Perhelatan Bali International Football Championship (BIFC) 2018, jadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat Badung. Stadion Beji Mandala, yang merupakan tempat pertandingan ajang ini tak pernah sepi dari penonton.

Meski hanya pertandingan untuk kelompok umur, tak menyurutkan antusiasme penonton. Baik anak muda maupun orang tua terlihat begitu menyatu untuk memberikan dukungannya.

Sejak hari pertama laga digelar pada 2 Desember 2018, penonton selalu hadir menyaksikan laga tersebut. Suasana stadion selalu riuh dengan sorakan mereka setiap kali wakil Indonesia bertanding.

Tercatat ada tiga wakil Indonesia dari 12 kontestan yang ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka adalah tim pelajar U-15 Indonesia, Badung-Ragunan (Bara) FC, serta Bali All Star.

Penonton yang hadir ke stadion tidak dipungut biaya sama sekali. Mereka menonton secara gratis setiap pertandingan yang dimainkan di BIFC 2018.

Kehadiran para penonton tersebut menambah motivasi para wakil Indonesia ketika bertanding. Lantaran, suporter merupakan ornamen penting yang diibaratkan sebagai pemain ke-12 dalam sebuah tim.

Dukungan yang diberikan penonton tersebut terbayar lunas. Tim pelajar U-15 Indonesia dan Bara FC bertemu pada pertandingan puncak BIFC 2018 di Stadion Beji Mandala, (8/12) hari ini.

“Saya ke sini diajak teman, karena memang saya suka sepakbola. Apalagi ini ajang internasional dan belum tentu ada lagi dalam waktu dekat ini,” ucap Ida Ayu.

Deputi Bidang Peberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta, pun sangat senang dengan ramainya penonton yang hadir ke stadion. Ini membuktikan sepakbola punya tempat khusus untuk warga sekitar.

“Ini bagus sekali, karena mereka menyempatkan waktu untuk hadir langsung ke stadion mendukung wakil-wakil Indonesia bertanding. Ini merupkan hal yang bagus untuk pemain. Semoga ke depannya bisa lebih ramai lagi yang menonton,” ujar Isnanta.