Arema FC Menyesal Datangkan Kiper Asing

Pelatih kiper Arema FC Yanuar Hermansyah mengaku menyesal menjatuhkan pilihan kepada pemain asing untuk berdiri di bawah mistar gawang pada musim ini, karena satu slot itu bisa dipakai untuk pemain di lini lain.

Yanuar menyatakan, Arema kemungkinan besar musim depan sudah tidak akan memakai tenaga kiper asing. Buruknya penampilan Srdan Ostojic ditengarai menjadi sebab Begal, sapaan akrabnya, menyesal.

“Saat kami mencari kiper, yang menjadi pedoman kami adalah sosok Kurnia Meiga. Kami kemudian mendatangkan pemain asing dengan harapan selain bisa menjaga gawang Arema, juga menjadi mentor dan contoh bagi kiper muda kami,” ujar Begal.

“Ternyata perhitungan kami salah, sehingga kami tidak akan mengulangi kesalahan ini musim depan, meskipun sebenarnya kiper asing bagus cukup banyak.”

Beruntung saat Arema krisis kiper, Utam Rusdiana seperti muncul bakatnya. Kiper yang menjadi pilihan keempat sejak 2014 itu dianggap mengeluarkan bakat terpendam menjadi kiper nomor satu Arema. Utam sendiri bakal diproyeksikan menjadi kiper utama Arema di musim depan.

“Utam sebenarnya tidak jelek, dia hanya membutuhkan kepercayaan diri. Dia terkadang down saat melakukan kesalahan. Tapi seiring dengan penampilan dia di tim utama, lambat laun dia bisa menguasai dirinya,” papar Begal.

Hadirnya Utam juga membuat Arema bakal mencari satu kiper lokal lagi. Arema memburu kiper muda lain yang dianggap mumpuni membela Singo Edan. Soal nama kiper saat ini sudah dikantongi, hanya saja Begal membutuhkan pandangan pihak ketiga.

“Nama kiper muda sudah ada, tapi saya juga perlu mencari nama lain. Kalau ada kiper muda bagus, tolong kabarkan kepada saya,” ujarnya. (gk-48)