Tiga Musim Beruntun Gagal Juara, PSM Makassar Beri Sinyal Tetap Pertahankan Robert Rene Alberts

Pelatih Robert Rene Alberts sudah menukangi PSM Makassar selama tiga musim terakhir. Sayangnya, dalam tiga musim itu, pelatih asal Belanda tersebut gagal membawa tim Juku Eja meraih juara.

Padahal ketika didatangkan pada 2016 lalu, dia diharapkan bisa membawa PSM meraih juara. Diawali pada ajang Indonesia Soccer Championship A 2016, mantan pelatih Arema FC itu hanya mampu membawa tim finis di posisi keenam.

Namun saat bergulir Liga 1, pada musim 2017 PSM hanya menempati posisi ketiga, dan terakhir pada musim ini kembali terpeleset dengan menduduki peringkat kedua. Itu lantaran raihan poin mereka masih kalah dari Persija Jakarta yang menjadi juara.

Meski begitu, manajemen PSM memberikan sinyal kuat bakal tetap mempertahankan pelatih berusia 64 tahun tersebut. Tampaknya itu tidak terlepas dari prestasi PSM yang konsisten berada di papan atas, terlebih kontrak Rene Alberts masih berlaku hingga 2020 mendatang.

“Terima kasih Robert Rene Alberts yang sudah berjuang, terima kasih pemain dan juga suporter. Kami akan terus bersama-sama berjuang untuk membawa pulang piala ke Kota Makassar. PSM tidak akan pernah berhenti untuk mewujudkan target membawa trofi juara Liga 1 ke Makassar,” ucap Munafri Arifuddin, CEO PSM.

Sementara itu, Rene Alberts beserta para stafnya dalam waktu dekat ini akan menemui jajaran manajemen untuk membahas komposisi pemain musim depan. “Biarkan pemain libur dulu, dan tunggu saja kami akan umumkan hasil evaluasi musim ini nanti,” ucap Rene Alberts.(gk-69)