PS Ngada Laporkan Kasus Bambang Suryo ke PSSI Setelah Liga 3 2018 Berakhir

PS Ngada yang berbasis di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tetap serius ingin mengungkap kasus dugaan ajakan pengaturan pertandingan yang dilakukan manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo (BS), pada babak 32 besar Liga 3 2018.

Namun, pihak PS Ngada akan menyerahkan laporan dan barang bukti rekaman percakapan telepon ke PSSI seusai menyelesaikan putaran kompetisi Liga 3 musim ini.

Saat ini, PS Ngada masuk babak 16 besar dan akan menghadapi Celebest FC di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (9/12/2018).

“Kami serius membongkar kasus ini sampai tuntas. Kami akan melaporkan dan menyerahkan barang bukti ke PSSI. Selanjutnya, semua terserah PSSI mau menindaklanjuti atau tidak. Namun, kami berharap PSSI menyelesaikan kasus ini untuk membersihkan sepak bola kita. Tapi, kami baru ke Jakarta menunggu hasil akhir Liga 3,” kata Kletus Marselinus Gabhe, pelatih PS Ngada.

Pelatih ini jadi tokoh kunci dugaan kasus ajakan kolusi yang direncanakan BS. Kletus Marselinus yang dihubungi BS dan berinisiatif merekam pembicaraan tersebut.

“Kami tak tahu sampai di mana langkah PS Ngada di kompetisi ini. Yang jelas, kami ingin fokus dulu di pertandingan Liga 3. Jika kami sampai babak akhir, kira-kira 22 Desember kami akan menghadap PSSI,” jelas Kletus Marselinus.

Kletus Marselinus mengungkapkan PS Ngada telah memberikan laporan awal kepada panitia disiplin babak 32 di Kediri.

“Pandis meminta laporan dan kami sudah lakukan sebagai pembukaan. Untuk laporan resmi ke PSSI, tim hukum kami sedang menyusun detail kronologisnya,” tuturnya.