Makan Konate Menaikkan Target Setelah Menangkan Arema di Markas PS Tira

Makan Konate kembali jadi pahlawan Arema. Dia mencetak gol tunggal kemenangan tim Singo Edan di kandang PS Tira, Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/12/2018), pada laga pekan ke-33 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Gol di menit ke-72 itu makin membuktikan Konate merupakan pemain terpenting Arema saat ini. Pemain asal Mali itu jadi pemain tersubur dengan 12 gol.

“Konate memang jadi pemain penting Arema sekarang karena itu dia selalu bermain penuh dalam setiap pertandingan Arema. Saya juga sudah bicara dengan dia. Konate juga mau terus bermain karena kondisi sedang bagus,” kata pelatih Arema, Milan Petrovic.

Sejak gabung dengan Arema akhir putaran pertama, sampai sekarang Konate sudah bermain dalam 17 pertandingan. Hal itu berarrti dia memang selalu diturunkan dalam setiap laga. Begitu juga di Piala Indonesia, melawan tim Liga 3, Persekam Metro FC. Dia tak tergantikan sebagai gelandang serang Singo Edan.

Seusai pertandingan melawan PS Tira, Konate senang bisa memberikan tiga poin untuk Arema. Target awalnya bisa terpenuhi, yakni masuk 10 besar di Liga 1 2018.

Setelah memetik tiga poin melawan PS Tira, Konate menaikkan targetnya sendiri mengingat masih ada peluang untuk Singo Edan mengakhiri Liga 1 di posisi yang lebih baik.

“Selanjutnya saya punya target menang di pertandingan terakhir, melawan Sriwijaya FC. Jadi kami masih punya peluang untuk masuk lima besar,” kata mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Incar 5 Besar
Sekarang Arema berhasil menembus urutan ketujuh di klasemen sementara dengan poin 47. Ini merupakan posisi terbaik Arema di paruh kedua. Singo Edan hanya terpaut satu poin dari Borneo FC yang kini di urutan kelima.

“Masih sangat terbuka kami bisa masuk posisi kelima akhir musim karena pertandingan terakhir bermain di kandang sendiri. Jadi, kami akan lebih semangat mengakhiri Liga 1 dengan lebih baik,” jelas Konate.

Pertandingan terakhir bakal jadi laga emosional Konate karena pada putaran pertama dia berstatus pemain Sriwijaya FC. Di awal gabung Arema, dia menjalani debut melawan Sriwijaya FC di Palembang.

Ketika itu dia membantu Arema menang tiga gol tanpa balas. Saat bermain di Malang, tidak menutup kemungkinan dia justru menjebol gawang mantan klubnya mengingat Konate sekarang sedang on fire.