Diperkuat Dua Pemain Brasil, IPC Pelindo II Targetkan Juara Pro Futsal League 2019

Salah satu klub futsal papan atas Indonesia, IPC Pelindo II, menegaskan kesiapan mereka untuk mengikuti Pro Futsal League 2019. Mereka pun meluncurkan secara resmi skuat yang bakal mereka turunkan pada ajang tersebut.

Tak tanggung-tanggung, untuk musim ini mereka menargetkan bisa menjadi juara. Untuk mewujudkan target tersebut, mereka pun menambah kekuatan dengan mendatangkan dua pemain asal Brasil, yaitu Wilson Veiga Neto dan Fineo de Araujo.

Pelatih IPC Pelindo II, Dadang Iskandar, mengungkapkan alasan mengapa akhirnya memilih dua pemain tersebut. Mengingat, pada musim lalu mereka diperkuat pemain asing asal Thailand, yaitu Jetsada Chudech dan Chaivat Jamgrajang.

“Pemilihan pemain Brasil saya pikir cuma mau ubah gaya permainan dari Asia ke Brasil. Mereka pemain terbaik dunia, makanya saya mau transfer pemain yang futsalnya sudah maju dan bisa tingkatkan psikologis pemain,” ujar Dadang Iskandar.

Dadang pun optimistis timnya bisa memenuhi target yang diberikan. Apalagi jika melihat perkembangan para pemainnya dalam persiapan sebulan terakhir. “Apalagi dengan kehadiran dua pemain asing beri kontribusi baik dan aura positif,” tuturnya.

Namun begitu, mantan pelatih Persitara Jakarta Utara ini juga mengakui persaingan di grup A sangat ketat. Di grup itu, IPC Pelindo II bakal menghadapi Bintang Timur Surabaya, Pelindo IV Permata Indah FC, Kancil BBK Pontianak, Halus FC Jakarta, Black Steel Manokwari, Futsal Kota Metro Lampung, dan Bifor FC Jayapura.

Pada laga perdana, Pelindo II akan berhadapan dengan Black Steel Manokwari di GOR POPKI, Cibubur, Sabtu (8/12).

“Semua partai bagaikan neraka. Saya sudah baca yang bisa jadi sandungan seperti Black Steel dan Bintang Timur yang sudah ngebet juara. Dua tim itu sudah try out ke Thailand dan Jepang. Halus juga pergerakannya dinamis, makanya ketat grup ini,” jelasnya.

Sementara itu, kapten tim Pelindo II, Randy Satria, memilih untuk fokus terlebih dahulu meloloskan timnya ke babak final four. Jika berhasil, dia baru menaikkan target untuk membawa timnya menjadi juara.

“Kami harus langsung ngegas di awal musim. Persaingan saat ini sudah merata, jadi setiap pertandingan harus fight poin,” ucap Randy.