Soal Edy Rahmayadi, Bos Persija Sindir Umuh

Bos Persija Jakarta, Gede Widiade, menyindir Umuh Muchtar yang gencar menyuarakan #EdyOut. Menurutnya, percuma bicara di media, sebab semuanya tentu tergantung pemilik suara.

Belakangan, posisi Edy Rahmayadi sebagai ketum PSSI memang disorot. Banyak pihak yang menginginkannya mundur dari jabatannya dan fokus pada jabatannya sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Umuh Muchtar tampaknya jadi sosok yang paling vokal. Dia menyebut kalau Edy harusnya memilih salah satu jabatannya agar fokus.

“Kalau mau dipertahankan atau Pak Edy out, serahkan kepada yang punya vote atau hak. Pak Umuh itu ngajak 15 juta orang Bandung untuk Edy Out ya tidak bisa. Mau diapain percuma. Ngabis-ngabisin pulsa, ngapain,” ungkap Gede.

Menurutnya, kalau Edy mau dimundurkan tanpa mekanisme tentu ada yang salah. Sebab dalam statuta PSSI menyebut kalau seorang pemimpin bisa dipecat tergantung pemilik suara.

“Mari kita junjung aturan main berhidup di sepak bola. Saya makanya bilang di Mata Najwa jangan orang politik, menteri di dalam regulasi sepak bola biar pun buruk semua, karena mereka sudah punya regulasi,” papar dia.

Komplain, lanjut Gede, sah-sah saja. “Tapi tolong jangan masuk ke dalam ranahnya federasi. Kecewa boleh, tapi kalau sudah bobrok dan pemegang voter-nya itu tidak melakukan, ya jadi bobrok semua,” bilang eks manajer Timnas U-23 Indonesia itu.