Syarat Perseru Bertahan di Liga 1

Lima tim terbawah mulai Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Perseru Serui, PSMS Medan, dan PS Tira punya peluang sama bertahan atau terdegradasi dari Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Kepastian nasib mereka ditentukan pada laga pamungkas pekan ke-34 yang beberapa di antaranya, digelar serentak di berbagai kota.

Yang menarik, kelima calon tim yang terdegradasi ini akan memainkan partai terakhir mereka di luar kandang. Uniknya lagi, selisih perolehan poin mereka pun sama atau berimpitan.

Khusus Perseru, penentuan masa depan mereka pada laga tandang di Stadion Mandala, Jayapura, saat dijamu Persipura, Minggu (9/12/2018). Berikut ini syarat bagi Perseru bisa bertahan di Liga 1 musim depan.

Saat ini anak asuh Wanderley Junior ini mengemas poin 39. Identik milik Sriwijaya FC dan Mitra Kukar. Sementara PSMS dan PS Tira yang melaksanakan partai tunda di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (5/12/2018), masih bisa mendekati koleksi angka milik ketiga klub yang disebut di atas.

Khusus Perseru, kemenangan atas Persipura belum jadi jaminan bagi Cenderawasih Jingga tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, apabila keempat tim lainnya juga meraih kemenangan.

Poin maksimal Perseru akan mencapai 42, sama dengan Sriwijaya FC dan Mitra Kukar atau PSMS yang saat masih punya poin 37.

Jika PSMS mengalahkan PS Tira di Stadion Pakansari dan menang pada duel tandang terakhir melawan PSM Makasar di Makassar, Ayam Kinantan akan mengantoni poin akhir 43. Ini cukup untuk mengentaskan PSMS dari ancaman degradasi.

Tetapi, ini sangat sulit bagi PSMS karena PSM sedang bersaing dengan Persija merebut takhta juara Liga 1 musim ini. Nasib serupa akan dialami Mitra Kukar yang harus meladeni Persija yang siap merayakan pesta juara Liga 1 di SUGBK, Jakarta.

Jika kelima kandidat klub degradasi itu mengalami kekalahan atau seri, maka Perseru, PSMS, dan PS Tira dipastikan terdegradasi.

Perseru yang akan mengalami nasib buruk karena sistem head to head yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru jadi batu sandungan.

Dari data pertandingan kandang dan tandang Perseru musim ini, rapor Perseru paling buruk. Mereka hanya unggul head to head dengan PS Tira. Sementara rekor Perseru dengan Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan PSMS, kalah.

“Saya tak pikir soal head to head. Kami harus menang melawan Persipura dan berharap tim lainnya kalah pada pertandingan terakhir nanti. Saya tetap optimistis karena tim-tim yang akan degradasi semua main di luar kandang,” kata Wanderley Junior.