Bhayangkara FC Gagal Pertahankan Gelar Juara, Simon McMenemy Tetap Bangga

Bhayangkara FC yang merupakan juara Liga 1 dipastikan gagal untuk kembali mengulang prestasi tersebut pada musim ini. Saat ini, Persija Jakarta dan PSM Makassar yang paling punya kans untuk titel tersebut.

Simon McMenemy selaku pelatih The Guardian mengakui bahwa beberapa hal sangat berbeda pada musim ini, dibandingkan pada 2017 lalu. Sebagai contoh perginya beberapa pemain penting dari Bhayangkara.

“Musim lalu kami mendapatkan Spaso [Ilija Spasojević] yang di putaran kedua bisa cetak 15 gol. Ada juga Ilham Udin. Mungkin musim ini kurang insting mencetak gol,” papar McMenemy pada awak media.

“Musim ini kami tanpa striker asing, dan itu yang sedikit merugikan di musim ini. Tapi secara keseluruhan, tetap bangga karena bisa masuk lima besar,” sambung mantan pelatih timnas Filipina tersebut.

Juru taktik berpaspor Skotlandia itu juga senang dengan pencapaian lain Bhayangkara yang musim ini lebih kokoh dalam bertahan. Sejauh ini Bhayangkara hanya kebobolan 39 gol dari 33 penampilan.

Hanya Persija Jakarta (kebobolan 35 gol) dan Persib Bandung (kebobolan 38) yang lebih baik dari Bhayangkara. “Perbedaan mendasar, musim ini pertahanan lebih bagus, kami jadi salah satu tim yang paling bagus.”