Gol Bhayangkara FC Dianulir, Netizen Kembali Bahas Isu Settingan

Pertandingan antara Bhayangkara FC vs PSM Makassar, Senin (03/12/18), pada pekan ke-33 kompetisi sepak bola Indonesia Liga 1 2018 berakhir sama kuat 0-0.

PSM Makassar gagal membobol gawang Bhayangkara FC meski memperoleh sejumlah peluang matang. Anak asuh Robert Rene Alberts terpaksa membawa pulang satu poin dari Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Tambahan satu angka gagal membuat PSM Makassar mengambil alih kembali peringkat pertama dari tangan Persija Jakarta.

Juku Eja bahkan harus kehilangan Hasyim Kipuw pada laga penentuan terakhir melawan PSMS Medan akibat terkena kartu merah.

Hasil imbang yang diraih PSM Makassar selayaknya patut disyukuri. Meski gagal merebut kembali posisi puncak, mereka setidaknya terhindar dari kekalahan.

Bhayangkara FC terlebih lagi sempat mencetak gol pada menit ke-79. Beruntung, hakim garis menganulirnya karena Alsan Sandra dianggap telah berada dalam posisi offside.

Keputusan kontroversial wasit sempat mengundang pembicaraan yang ramai di media sosial Twitter. Netizen kembali membahas soal isu settingan yang terjadi pada laga Bhayangkara FC vs PSM Makassar.

Netizen Anggap PSM Makassar ‘Beruntung’
Pertandingan antara Bhayangkara FC vs PSM Makassar diwarnai dengan aksi sejumlah suporter PSM Makassar atau Maczman di Stadion PTIK yang berteriak ‘mafia’ pada sepanjang pertandingan.

Di sisi lain, ramai pula perbincangan di media sosial yang menganggap PSM Makassar dibuat kesulitan meraih kemenangan. Namun demikian, dianulirnya gol Bhayangkara FC justru mematahkan argumen isu settingan tersebut.

Netizen justru menilai PSM Makassar diuntungkan oleh keputusan wasit yang tidak mengesahkan gol Alsan Sandra padahal pemain Bhayangkara FC tersebut dalam tayangan ulang terlihat berada pada posisi onside.