Firman Utina Puas Anak Asuhnya Menang di Laga Perdana Bali International Football Championship 2018

Timnas Pelajar U-15 Indonesia besutan Kemenpora mengawali langkah pertama dengan manis saat melakoni Bali International Football Championship (BIFC) yang berlangsung di Stadion Beji Mandala, Pecatu, Badung, Bali, Senin (3/12/2018).

Kemenangan pertama tim racikan Firman Utina itu diperoleh pasca menggasak wakil Filipina Apuesto dengan skor telaek 8-1.

Sesuai hasil akhir, Timnas pelajar U15 hasil penjaringan Kemenpora dibawah kepemimpinan Menpora Imam Nahrawi itu sangat mendominasi jalannya laga, sehingga Ardi Ardiana dan Andrian Rusdianto masing-masing sukses merangkai hattrick dan dua gol lainnya dikemas oleh Putu Kresna Putra dan Ahmad Fauzi.

Sedangkan gol hiburan tim pelajar Filipina dikemas oleh Nathaniel Alden Saludez lewat tendangan bebas.

Syukran Arabia Samuel dan kawan-kawan tampak cukup apik mainkan bola-bola pendek. Berbagai serangan dihampar dari dua sisi lapangan. Pun manuver lewat area tengah lapangan.

Dalam jalannya laga, I Putu Kresna Putra membuka keran gol Timnas U-15 Indonesia saat laga baru berjalan 10 menit. Tak lama berselang Ardi Ardiana menggandakan keunggulan. Bahkan dia mencetak trigol hingga babak pertama usai. Satu gol lainnya di babak pertama dibukukan oleh Ahmad Fauzi.

Alih alih untuk mengejar desifisit lima gol, Filipina malah kembali kebobolan di babak kedua. Laga baru berjalan hitungan detik pundi gol Indonesia bertambah lewat sontekan Andrian Rusdianto.

Itu bukan satu-satunya gol Andrianus. Penyerang bernomor punggung 20 itu kembali mengukir namanya di papan skor beberapa untuk kali kedua.

Pemain yang menimba ilmu di klub Liga Spanyol, Leganes ini tampaknya belum puas. Pemain yang diturunkan pada babak kedua ini merangkai hattrick jelang 10 menit laga usai.

Jelang menit akhir, Filipina mendapat gol hiburan. Sepakan apik dari bola mati yang dilakukan Nathaniel Alden Saludez menjadi satu-satunya gol hiburan buat Filipina.

Meski menuai kemenangan telak, usai pertandingan Firman Utina mengaku kurang puas. Dia juga melihat mentalitas pemainnya masih harus dibenahi.

“Skor akhir memang memuaskan. Babak pertama permainan cukup bagus. Tapi satu yang harus dievaluasi yakni mentalitas. Pemain sudah merasa puas setelah babak pertama unggul 5-0. Ini harus diperbaiki supaya tak terjadi di laga berikutnya melawan tim pelajar Korsel,” kata Firman Utina.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*