Tuah Cristian Gonzales Lambungkan PSS Sleman

Hanya segelintir pesepakbola di dunia ini yang mampu mempertahankan level bermainnya ketika menginjak usia di atas 40 tahun. Kebanyakan pensiun sebelum mencapai umur tersebut. Atau jika masih bertahan, ia hanya akan menjadi kameo bagi rekan-rekannya yang lebih muda dan segar.

Namun di Indonesia, tepatnya di Sleman, Cristian Gonzales berhasil membuktikan bahwa umur tua hanya sekadar angka. Ia berusia 42 tahun dan baru saja menginspirasi PSS Sleman naik kasta ke Liga 1 musim depan.

Sudah 14 gol dicetaknya hanya dalam 13 pertandingan! Gonzales benar-benar mengejawantahkan julukannya sebagai El Loco alias Si Gila. Walau uzur, performanya malah menggila bersama Laskar Sembada.

Terbaru, ia memborong seluruh gol kemenangan 2-0 kontra Kalteng Putra dalam leg kedua semifinal Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (28/11). Sebuah hasil yang menggaransi langkah PSS ke final Liga 2 sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1 2019.

Bahkan dalam dua laga kandang sebelumnya di babak Delapan Besar, Gonzales mampu mengemas hat-trick beruntun, yakni saat melawan Persita Tangerang (4-1) dan Persiraja Banda Aceh (5-0).

Sorotan dan pujian pun mengarah ke Gonzales, namun penyerang kelahiran Uruguay ini memilih merendah. “Tidak ada rahasia. Ini semua berkat teman-teman. Kerja sama tim menjadi kuncinya. Saya bisa cetak satu, dua, atau tiga gol. Tapi itu tidak penting asalkan tim memenuhi target,” kata Gonzales.

Namun, menurut pelatih PSS Seto Nurdiantoro, ketajaman Gonzales di usia tua tidak bisa dilepaskan dari dua hal. Pertama adalah pengalaman bermain yang matang, kedua adalah taktik PSS yang menempatkannya sebagai free role di lini depan.

“Saya tahu dia pemain senior, tapi di lapangan taktik dan strategi dari pelatih harus dia jalankan. Namun secara individu saya beri dia kebebasan. Artinya, saya mau dia tampil lepas, mengingat faktor usia juga berpengaruh. Saya minta dia tampil enjoy,” kata Seto.

Apa pun itu, Gonzales masih menyisakan satu tugas yang tidak kalah penting, yakni laga final Liga 2 melawan Semen Padang, Minggu (3/12) mendatang, di Stadion Pakansari. Mampu bikin gol lagi dan membawa timnya juara akan menyempurnakan musim El Loco bersama PSS.