PSIS Optimistis Bertahan di Liga 1

PSIS Semarang punya modal besar untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim depan. Skuat besutan Jafri Sastra ini baru mencatat kemenangan fantastis 3-0 atas tim kuat, Persib Bandung, pada laga pekan ke-31 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (18/11/2018).

Kemenangan atas Persib membuat PSIS kini berada di urutan ke-10 pada klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 42 poin dari 31 pertandingan.

PSIS unggul enam poin dengan penghuni zona degradasi atau peringkat ke-16, PS Tira. PSIS masih menyisakan tiga pertandingan di musim ini.

“Dengan bekal 42 poin, secara kalkulasi kami memang mendekati aman dari zona degradasi. Tapi, apa pun itu, kami harus tetap berjuang di sisa kompetisi atau tiga pertandingan tersisa,” ujar manajer PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho, Senin (19/11/2018).

Haudi Abdillah dkk. dijadwalkan menjalani tiga laga tersisa, yakni bertolak ke markas Madura United (26/11/2018), menjamu Persipura Jayapura (1/12/2018), dan terakhir bertandang ke kandang Persebaya Surabaya pada 8 Desember sekaligus menutup kompetisi Liga 1 musim 2018.

Di bawah kendali Jafri Sastra, PSIS meroket sejak paruh kompetisi. Sebelumnya PSIS disebut-sebut bakal kembali turun kasta ke Liga 2, namun PSIS sukses membukukan tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan semenjak dipoles mantan pelatih Persis Solo itu, dan saat ini cukup nyaman berada di papan tengah klasemen.

“Hal yang pasti adalah tidak ada pertandingan yang mudah karena semua tim tentu ingin menang. Kami harus fokus di tiga laga tersisa dan yakin PSIS bisa kembali menjadi peserta Liga 1 musim depan,” imbuh Setyo Agung Nugroho. (Vincentius Atmaja)