Skenario Persija Jakarta Menuju Tangga Juara Liga 1 2018

Persija Jakarta gagal membawa pulang poin penuh dalam lawatannya ke Stadion Andi Mattalata, seusai bermain imbang 2-2 kontra PSM Makassar, Jumat (16/11/2018). Hasil ini berpengaruh terhadapp peluang tim berjuluk Macan Kemayoran ini untuk menjadi kampiun Liga 1 2018.

Pada laga di Makassar, Persija bisa saja membawa pulang hasil maksimal. Mereka unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Jaimerson Xavier (8′) dan gol bunuh diri Abdul Rahman (28′). Namun, situasi tersebut tak sama dengan hasil akhir yang diraih pasukan Stefano Cugurra Teco pada babak kedua.

PSM terhindar dari kekalahan setelah mencetak dua gol penyeimbang melalui Rizky Pellu (61′) dan Zulham Zamrun (77′). Walhasil, Persija harus puas membawa pulang satu poin dari markas Juku Eja.

Tambahan satu poin membuat Persija Jakarta menghuni peringkat dua klasemen sementara Liga 1 2018 dengan raihan 50 poin. Kans menambah poin masih terbuka, termasuk satu laga tunda melawan Persela Lamongan, yang akan digelar pada Selasa (20/11/2018).

“Kami masih punya beberapa pertandingan ke depan, semua peluang masih terbuka. Beberapa tim juga masih bisa juara termasuk Persija dan PSM,” kata Teco, dalam konferensi pers seusai laga. Saat ini, Persija masih tertinggal empat angka dari PSM yang kukuh di pucuk klasemen. Andai bisa menaklukkan Persela, Persija mengoleksi 53 poin, masih tertinggal satu angka dari PSM.

Mengacu pada tabel klasemen, PSM masih diunggulkan dalam perburuan gelar Liga 1. Berbekal tiga laga sisa, armada Robert Alberts wajib memenangi seluruh duel sampai akhir Liga 1, yakni Bali United (25/11/2018), Bhayangkara FC (3/12/2018), dan PSMS Medan (9/12/2018).

Sementara itu, Persija pada tiga laga sisa, di luar versus Persela Lamongan, akan bertemu Sriwijaya FC (24/11/2018), Bali United (2/12/2018), dan Mitra Kukar (8/12/2018). Kini, berhitung secara matematis terkait peluang juara, Persija punya kans meraih trofi nomor satu. Mereka menang pada empat laga sisa dan berharap PSM terpeleset pada satu dari tiga laga sisa.

Skema tersebut membuat Persija akan finis dengan poin maksimal 64 poin dan PSM, andai terpeleset satu laga, mengoleksi jumlah 60 poin. Hasil ini akan menyudahi puasa gelar Persija Jakarta di pentas Liga Indonesia yang sudah berlangsung sejak 2001 ketika terakhir menjadi juara.

Namun, andai Persija Jakarta dan PSM sama-sama terpeleset pada satu laga, bisa saja Persib Bandung yang menyeruak menjadi kandidat utama. Syaratnya sama dengan dua tim pesaing, yakni Persib harus menaklukkan seluruh lawan pada empat pertandingan terakhir.