Aremania Boleh Hadir ke Stadion Jadi Keuntungan Tersendiri Klub Liga 3

Sanksi yang tidak berlaku bagi Aremania di kompetisi sepak bola Piala Indonesia, memberi berkah tersendiri bagi klub lain.

Klub yang beruntung itu Persekam Metro FC, yang akan menjamu Arema FC di babak 64 besar Piala Indonesia, Selasa 20 November nanti.

Potensi keuntungan besar pun tidak disia-siakan oleh Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan tim berjulukan Macan Kumbang itu. Panpel mengalokasikan tiket secara penuh, dengan melepas hingga 22 ribu tiket pada pertandingan nanti.

Panpel Persekam Metro FC membagi tiga kategori pada tiket yang dijual kepada Aremania. Kuota tiket sebanyak 20 ribu untuk kategori ekonomi, 1.500 untuk tribun VIP dan 500 lembar tiket untuk tribun VVIP.

“Perincian harganya, untuk ekonomi kami banderol Rp 25 ribu, VIP seharga Rp 50 ribu dan VVIP Rp 100 ribu. Kami berharap sudah terjangkau oleh penonton,” ujar Ketua Panpel Persekam Metro FC, Wijo Setiono.

Langkah antisipasi itu pun sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Khusus menjamu Arema FC yang bisa menarik minat puluhan ribu Aremania, Panpel Persekam Metro FC sampai memindahkan laga home mereka ke Stadion Gajayana di Kota Malang.

Sebelumnya saat mentas di kompetisi Liga 3 Nasional, tim yang berdiri sejak tahun 1991 itu selalu memainkan pertandingan di Stadion Kahuripan Turen.

Stadion yang terletak sekitar 30 menit dari Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang itu hanya memiliki kapasitas maksimal 5 ribu penonton.

“Menjamu Arema sekaligus Aremania, memang menjadi pengalaman baru bagi kami. Untuk itu, kami berharap mendapatkan pelajaran bagus dari segi pengamanan,” ulasnya.

Sementara perihal resiko keamanan, ia percaya sepenuhnya kepada komitmen kepolisian maupun Aremania sendiri. Meski bertajuk Derby Malang, namun situasi akan tetap kondusif lantaran kedua tim merupakan saudara di Malang Raya.

“Kami percaya, Aremania tidak akan menghancurkan rumahnya sendiri,” pungkas Wijo Setiono.