Lupakan Kekalahan Telak, Arema FC Bidik Derby Malang Di Piala Indonesia

Upaya Arema FC dalam mempertahankan tren positif akhirnya terhenti di markas Persela Lamongan. Kerja keras yang dibangun lewat serangkaian hasil memuaskan, seolah hancur lebur kala berhadapan dengan tim Laskar Joko Tingkir.

Kekalahan empat gol tanpa balas dari Persela langsung mencoreng predikat tim bermental juara yang disandang Arema FC.

Skor mencolok yang juga sekaligus menjadi kekalahan paling telak tim Singo Edan, sepanjang berlaga di kompetisi Liga 1 musim ini.

“Saya tidak tahu penyebabnya apa, mungkin pemain sedang kelelahan tingkat tinggi atau ada yang lain. Kami perlu menganalisa perihal itu,” tandas Milan Petrovic.

Evaluasi terhadap kinerja pemain pun bakal langsung dijalankannya sepulang dari Lamongan, Sabtu ini.

Milan lantas menegaskan kepada anak asuhnya untuk tidak lagi terngiang atas hasil menyesakkan itu, dan segera menatap ke depan.

“Tidak masalah, ini normal dalam sepakbola. Ketika Anda gagal mencapai target poin dalam satu pertandingan, maka Anda harus berusaha menebusnya di pertandingan lain,” ungkap arsitek tim asal Serbia itu.

Praktis, Dendi Santoso dkk pun diminta untuk melupakan sejenak apa yang diperoleh di kompetisi Liga 1. Hal ini karena tim berlogo kepala singa sudah harus fokus pada ajang lain, yaitu Babak 64 Besar Piala Indonesia.

Sesuai drawing yang dilakukan PSSI Sabtu pekan lalu, Arema FC akan bertemu Persekam Metro di pertandingan bertajuk Derby Malang, pada Selasa 20 November besok. Sehingga, dua hari persiapan bakal dimaksimalkan secara penuh untuk mencari pelampiasan dari kekalahan di Lamongan.

Tak Perlu Olahraga, Ini 3 Cara untuk Turunkan Berat Badan Sambil Tidur
“Masih ada satu pertandingan lain yang perlu kami beri atensi. Yaitu bagian dari Piala Indonesia di Malang. Kami fokus dengan itu,” tutup eks Manajer Timnas Slovenia U-20 tahun 2017 lalu tersebut.

Sebelumnya, kedua tim mampu melewati hadangan lawan masing-masing di babak 128 besar. Arema FC sukses menundukkan PSBK Blitar, sedangkan Persekam Metro menang adu penalti 5-4 atas Persiga Trenggalek, setelah bermain sama kuat 1-1.