Jafri Sastra Syukuri Kemenangan PSIS Atas Maung Bandung

Dalam kondisi wajib menang agar dapat memelihara peluang menjuarai Liga 1, Persib Bandung malah menderita kekalahan telak di tangan tuan rumah PSIS Semarang. Tidak diunggulkan, PSIS justru mampu membuat kejutan.

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengaku sangat puas dengan kemenangan 3-0 yang diperoleh timnya. Dia juga memberi acungan jempol kepada anak asuhnya yang mampu tampil impresif meredam ledakan Maung Bandung.

“Alhamdulillah dengan hasil hari ini. Para pemain ternyata mampu menerapkan skema yang kami inginkan. Mereka bermain dengan mental yang sangat baik,” kata sang pelatih dalam jumpa pers usai laga.

Kemenangan ini bahkan membuat PSIS sanggup menjauhi zona merah. Kini Mahesa Jenar menempati peringkat 9 dan misi untuk selamat dari degradasi nyaris mereka amankan. Namun sang pelatih ingin anak asuhnya terus berusaha membawa tim lebih maju lagi.

“Tiga poin ini sangat penting bagi kami yang berada di posisi papan tengah. Di tiga pertandingan terakhir nanti, kita masih harus bekerja keras untuk memperbaiki posisi dan menjauhi kemungkinan degradasi,” ujar Jafri.

“Di kompetisi ini, kekuatan tim hampir semuanya merata. Jarak antara satu tim dengan tim yang lain sangatlah rapat sehingga kami tetap harus fokus agar tidak tersalip,” tambahnya.

Terkait dengan gol-gol yang melesak ke gawang I Made Wirawan, kiper Persib Bandung, Jafri mengungkapkan apresiasi khususnya pada gol kedua yang dicetak oleh Hari Nur. “Tanpa mengecilkan nilai gol lainnya, saya merasa gol kedua sangat penting dalam membangkitkan mental dan permainan kami,” tambah Jafri.

Terakhir, ketika ditanya tentang kunci kemenangan PSIS, Jafri mengatakan dia memang meminta pemainnya bermain lepas. Dirinya sadar bahwa di laga ini Persib lebih butuh kemenangan untuk membuka jalan menuju tangga juara.

“Kami tampil tanpa beban. Sementara lawan kami, Persib, main dengan beban harus menang. Inilah yang membedakannya. Kami berhasil main rileks dan menerapkan strategi yang tepat,” kata pelatih asal Padang ini.