Yanto Basna Ungkap Alasan Belum Ingin Bela Klub Indonesia

Pemain asal Papua, Yanto Basna, mengaku ia belum menginginkan untuk kembali membela salah satu klub di Indonesia.

Yanto Basna sampai saat ini masih betah untuk bermain di Thailand dan belum berpikir kembali ke Indonesia.

Pada musim 2018, bek berusia 23 tahun itu memutuskan untuk berkarier di salah satu klub kasta kedua di Thailand, yakni Khon Kaen FC.

Sayangnya, Yanto Basna gagal membawa timnya tersebut promosi ke kasta tertinggi di Thailand.

Kabarnya pada musim 2019, Yanto Basna akan bergabung dengan salah satu klub papan atas di Thailand, yakni Sukhothai FC.

Mantan pemain Persib Bandung dan Mitra Kukar itu artinya tidak memperpanjang kontraknya dengan Khon Kaen FC.

“Bukan saya tidak ingin bermain di Indonesia. Tetapi saya ingin meningkatkan kualitas permainan saya,” kata Yanto Basna seperti BolaSport.com kutip dari Kompas.com.

Yanto Basna mengakui selama di Thailand, ia diajarkan kedisplinan oleh klubnya.

Pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2016 itu memetik pelajaran berharga selama berkarier di Negeri Gajah Putih.

“Di Thailand banyak hal bisa saya dapat, termasuk kedisiplinan. Bayangkan di sana, kalau ada pemain terlambat satu menit saja untuk latihan atau berangkat ke bandara bisa kena denda,” kata Yanto Basna.

“Sistem kompetisinya juga ketat, jadi kami tidak bisa sesuka hati,” ucap pemain terbaik Piala Jenderal Sudirman tersebut.

Yanto Basna menjadi pemain pertama yang dipastikan akan bermain di kasta tertinggi Thailand pada musim 2019.

Sebelumnya ada Terens Puhiri bersama Port FC, namun kejelasan kontraknya diperpanjang atau tidak masih belum terdengar.

Tak hanya Terens, ada Ryuji Utomo yang sukses membawa PTT Rayong promosi dari kasta kedua ke kasta tertinggi Liga Thailand musim 2019.

Namun, kontrak Ryuji bersama PTT Rayong juga belum terdengar apakah diperpanjang atau tidak.