Arema Merintis Museum di Official Store

Mimpi Arema untuk memiliki museum klub mulai dirajut. Sementara ini, pelan-pelan barang yang memiliki nilai historis ditata rapi di official store Arema yang ada di Jalan Mayjen Pandjaitan 42, Kota Malang.

Mulai trofi, jersey eks pemain dan pernak-pernik lainnya. Yang terbaru, kaus selebrasi dalam tiga laga kandang terakhir juga dipajang di sana.

“Selama ini kan masih belum ada museum untuk klub. Jadi, kami rintis mulai di store. Banyak juga Aremania yang beli merchandise sekalian foto dengan barang bersejarah di sini,” kata Manajer Official Store Arema, Tjiptadi Purnomo.

Ke depan, barang bersejarah Arema bakal semakin banyak yang dipajang di sana sekaligus sebagai pemanis store.

“Jersey yang tertempel di dinding itu juga punya sejarah. Seperti punya almarhum Achmad Kurniawan. Itu jersey terakhir kali yang dipakai dalam laga resmi,” jelasnya.

Manajemen Arema sebenarnya sempat punya rencana membuat museum di dalam stadion. Namun, saat ini Singo Edan masih belum memiliki stadion sendiri karena rencana punya museum akan digabungkan dengan program wisata untuk kunjungan khusus ke tim Arema.

Jadi, selain berkunjung ke museum juga bisa menyaksikan aktivitas skuat Arema saat latihan atau bertanding.

“Sementara dimulai dari store. Karena itu kami sebut masih semimuseum di store ini,” lanjut Tjiptadi.

Kebetulan konsep semimuseum ini bisa membuat store tetap dikunjungi fan. Meski, sekarang Aremania tengah disanksi tidak boleh memberikan dukungan langsung di Liga 1. Tetapi, Aremania yang berkunjung ke store tidak terlalu drastis mengalami penurunan.

Hanya, Arema masih belum bisa memastikan kapan museum tersebut akan berdiri sendiri. Yang jelas, sekarang mereka sudah menabung isi dari museum sehingga saat tempat yang sesungguhnya sudah jadi, tinggal memindahkan barang penuh historis tersebut.