Pasoepati Minta Persis Jangan Terpaku Pada Widyantoro Saja

Bursa pemilihan calon pelatih anyar Persis Solo tahun 2019 didorong lebih dinamis dan tidak terpaku pada salah satu kandidat tertentu. Manajemen klub perlu membuka peluang seluas-luasnya bagi pelatih berkualitas jika masih berambisi promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, menanggapi perkembangan calon pelatih baru Laskar Sambernyawa. Rio, sapaan akrab Aulia, mendorong Persis agar mengkaji dengan matang calon nakhoda anyar Persis Solo musim depan. Pihaknya tak ingin bongkar pasang pelatih kembali terjadi di musim depan.

“Manajemen harus jeli memilih pelatih yang layak menukangi Persis. Masukan suporter mestinya juga tak dikesampingkan,” ujar Rio saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (13/11/2018).

Rio tak menampik sejumlah fans akar rumput sejauh ini berharap Widyantoro kembali memimpin Persis. Namun tak sedikit pula yang mendorong Persis mencari sosok pelatih baru yang lebih berkualitas. Hal ini tak lepas dari kegagalan Wiwid, sapaan akrab Widyantoro, membawa Persis promosi ke Liga 1 dalam beberapa kali kesempatan. Capaian terbaik Wiwid adalah membawa Laskar Sambernyawa melaju ke babak delapan besar Liga 2 2017 dan Divisi Utama 2014.

“Wiwid memang memiliki nilai plus karena dekat dengan manajemen dan suporter, dia juga sudah tahu banyak soal Persis. Namun capaiannya saat menangani tim mestinya juga ditimbang matang,” ucap Rio.

Spekulasi kembalinya Wiwid ke Persis belakangan semakin santer saat sang pelatih mengomentari media sosial Asyraq Gufron, mantan anak asuhnya di Persis yang kini membela PSS Sleman. Wiwid meminta Gufron “jangan lupa pulang” yang dikonotasikan sejumlah suporter Persis sebagai sinyal kembalinya sang pelatih ke Solo.

Widyantoro sudah kembali ke dunia kepelatihan setelah sanksi PSSI berakhir Oktober lalu. Eks Pelatih PPSM Magelang itu sempat didapuk sebagai Asisten Pelatih Persis musim lalu meski akhirnya batal karena Persis gagal lolos ke babak delapan besar. Informasi yang dihimpun Solopos.com, manajemen bakal menggelar rapat maraton mulai akhir November untuk menentukan posisi pelatih.