Tahan Imbang Persija, Modal Positif Bagi PS Tira Lakoni Lima Laga Sisa Liga 1 2018

Pekan-pekan krusial nan menentukan kini tengah dihadapi PS Tira di sisa lima pertandingan Liga 1 2018 termasuk laga tunda kontra PSMS Medan.

Tim asuhan pelatih Nil Maizar tersebut sementara masih mendiami zona merah, tepatnya posisi ke-16 dengan 33 poin, bersama PSMS Medan yang memiliki jumlah poin sama, dan Perseru Serui yang baru mengantongi 32 poin.

Dari pantauan Tribunjogja.com, posisi ketiga tim ini masih dapat berubah.

Pasalnya, posisi Sriwijaya FC yang kini berada satu strip di batas zona degradasi hanya terpaut 3 poin saja, demikian pula Mitra Kukar yang memiliki jumlah poin sama.

Empat sisa pertandingan menjadi laga krusial bagi semua tim untuk mengetahui hasil siapakah tim yang akan raih gelar juara Liga 1 dan tim mana yang akan terdegradasi ke kasta Liga 2.

Berbekal hasil seri tanpa gol di kandang Persija Jakarta pekan lalu, Sabtu (10/11/2018), PS Tira optimis menyongsong sisa laga kompetisi guna membuka peluang terhindar dari zona degradasi termasuk kala menjamu Sriwijaya FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/11/2018) mendatang.

“Persaingan poin di zona degradasi sangat tipis. Peluang kami untuk bertahan di Liga 1 belum habis,” kata Nil Maizar.

Ya, optimisme tersebut tak lepas dari penampilan Abu Bakr Radanfah dkk yang terbukti tampil merepotkan bagi Persija Jakarta.

Dalam laga itu, PS Tira memang terlihat bermain disiplin, sehingga membuat Persija kerepotan untuk menciptakan peluang.

Sedangkan di babak kedua, klub berjuluk Young Warriors ini cenderung mengandalkan serangan balik, namun penampilan cemerlang penjaga gawang Persija, Sahar Ginanjar, membuat peluang yang ada gagal menjadi gol.

Menurut Nil, hasil imbang ini membuat mental anak asuhnya naik, sehingga lebih percaya diri menatap sisa laga berikutnya.

Modal ini penting, karena skuadnya membutuhkan kemenangan agar bisa bertahan di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, kapten PS Tira, Abu Bakr Radanfah, menilai capaian menahan imbang Persija di kandangnya menjadi momentum penting bagi PS Tira untuk bangkit.

Apalagi di pertandingan tersebut Persija Jakarta mendapat dukungan dari ribuan suporter setianya.

“Kami bermain dengan performa yang bagus, menciptakan banyak peluang. Semoga di sisa lima pertandingan yang kami miliki tim ini bisa konsisten untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan,” ujar Abu Bakr. (*)