Kiper Persela Pegang Kunci Lini Serang Arema FC

Pertemuan Persela Lamongan kontra Arema FC di Stadion Surajaya, Jumat (16/11/2018), bakal sedikit terasa berbeda bagi Dwi Kuswanto yang kini menjadi andalan di bawah mistar gawang tim Laskar Joko Tingkir.

Pasalnya, Dwi pada musim lalu masih mengenakan seragam Arema. Ia memperkuat tim Singo Edan yang saat itu dibesut Aji Santoso.

Namun, Aji tidak menukangi Arema sampai akhir musim, sedangkan Dwi bertahan satu musim penuh sebelum memutuskan kembali bersama Persela.

“Selama satu musim, tentu saya sendiri tahu bagaimana mantan rekan-rekan di Arema bermain. Meski saya sendiri tidak pernah dilatih Milan (Petrovic),” ujar Dwi, Rabu (14/11/2018).

“Sedikit-sedikit saya juga tahu bagaimana lini serang Arema. Karena saya juga sempat main bareng Dendi (Santoso), Sunarto, dan juga Hendro (Siswanto). Minimal gambaran awal sudah ada,” ucap dia.

Dwi menilai kekuatan Arema yang bakal dihadapi nanti sebenarnya terletak pada sosok Makan Konate. Pengatur serangan Arema itu baru bergabung bersama skuad Singo Edan setelah meninggalkan Sriwijaya FC pada awal putaran kedua.

“Meski tidak diperkuat Dedik (Setiawan) yang memperkuat timnas, serangan Arema tetap berbahaya sebab masih ada Konate yang biasa menjadi pengatur irama permainan. Asal Konate bisa dihentikan, saya optimistis Persela akan mampu mengalahkan Arema,” kata dia.

“Apalagi pertandingan nanti akan dilaksanakan di kandang sendiri, di hadapan ribuan suporter, saya cukup optimistis kami akan bisa dapatkan poin penuh,” tutur Dwi.