Tak Ingin Ulangi Kesalahan, Steven Paulle Janji Main Lebih Baik Lawan Persija

Sebuah kesalahan dibuat bek asing Steven Paulle saat PSM Makassar ditekuk dengan skor telak 3-0 oleh tuan rumah Persebaya Surabaya, Sabtu (10/11/2018) malam.

Bukan satu kesalahan. Ternyata dua dari tiga gol kemenangan Persebaya Surabaya yang bersarang ke gawang PSM, ternyata ada peran dari keteledoran bek asal Perancis itu.

Pemain bernomor punggung 86 itu dengan jantan mengakui kesalahannya. Ia mengungkapkan permintaan maaf sedalam-dalamnya kepada seluruh pendukung PSM.

Permintaan maaf tersebut dituangkan pemain dengan julukan Deng Kulle itu melalui akun Instagram miliknya @ steven_paulle.

“Saya minta maaf atas apa yang terjadi malam ini. Maaf telah mengecewakan kalian semua malam ini,” tulisnya.

“Saya tidak punya penjelasan maupun alasan alasan atas ini. Saya hanya bisa mengakui kesalahanku dan belajar dari sini,” lanjutnya.

“Saya akan bangkit menjadi lebih kuat, kita akan bangkit menjadi lebih kuat (saat lawan Persija Jakarta),” tulis Steven Paulle.

“Terima kasih atas dukungan kalian selalu. Ewako. Saya akan bangkit lebih kuat,” sambungnya lagi.

Dua Kesalahan
Kesalahan pertama, saat Paulle melakukan back pass atau umpan balik kepada kiper Rivky Mokodompit.

Ketika bola sangat aman untuk pertahanan PSM, Paulle menanduk bola agar bisa diamankan Rivky Mokodompit.

Sayangnya, Rivky masih jauh dari bola, sehingga dimanfaatkan dengan baik Ferinando Pahabol melalui sontekan pendek ke gawang PSM.

Kesalahan kedua, saat bek asal Prancis ini tak mampu mengantisipasi pergerakan striker David da Silva.

Hasilnya, David da Silva yang baru pulih dari cedera, mampu masuk ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Rivky Mokodompit.

“Saya minta maaf atas apa yang terjadi malam ini. Maaf telah mengecewakan kalian semua malam ini,” tulisnya sebagai pernyataan penyesalan.

Unggahan Paulle ini langsung mendapat respons positif dari pendukung dan suporter PSM Makassar.

Tercatat 15.248 yang memberikan tanda suka dengan pernyataan Steven Paulle tersebut hingga hingga berita ini diturunkan.

Manusia Biasa

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, mafhum dengan kondisi yang dialami Steven Paulle.

Robert menilai Steven juga seorang manusia yang tak luput dari kesalahan dalam sebuah permainan sepakbola.

Satu atau dua kesalahan yang dilakukannya, tak sebanding dengan banyaknya penyelamatan yang sudah ia lakukan di lini belakang PSM.

Bahkan, Robert turut menyumbang gol bagi PSM, kendati berposisi pemain belakang. “Selama ini Steven sudah membantu kita cukup banyak,” ujar Robert, usai pertandingan.

Robert memang menerapkan skema permainan yang tidak biasanya, yakni menumpuk lima bek di belakang.

Bertujuan untuk menguatkan pertahanan tim selama babak pertama, sayang strategi ini mudah terbaca oleh Persebaya, sehingga tuan rumah menang 3-0.