Madura United Dihantui Badai Cedera Jelang Lawatan ke Markas PSMS

Madura United masih mengalami krisis pemain jelang memasuki pekan ke-31 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Sedikitnya tiga pemain dipastikan absen saat bertandang ke markas PSMS Medan, Sabtu (17/11/2018).

Dua di antaranya adalah Fachruddin Aryanto dan Alfath Faathier yang membela Timnas Indonesia. Sementara satu lainnya adalah gelandang serang andalan, Slamet Nurcahyo, yang terkena akumulasi kartu.

Belum lagi, beberapa pemain lain masih dalam proses pemulihan cedera yang diprediksi belum bisa tampil dalam waktu dekat. Mereka adalah Greg Nwokolo, Mamadou Samassa, Beny Wahyudi, dan Lucky Wahyu.

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, mengeluhkan kondisi skuatnya yang minim. Dia mulai melihat perbedaan yang terjadi pada timnya tanpa beberapa pilar andalan.

“Beberapa pemain akan absen dan itu sangat berpengaruh. Kami harus bermain dengan pemain yang kualitasnya berbeda,” ungkap pelatih berusia 55 tahun asal Brasil tersebut.

Keluhan ini cukup beralasan mengingat Madura United dalam kondisi terpuruk. Klub berjulukan Laskar Sape Kerrab itu dipermalukan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 di hadapan suporter sendiri (9/11/2018).

Namun, biasanya Gomes tidak pernah risau meski ada pemain andalannya tidak bisa tampil. Dia tetap percaya diri dengan apa pun yang terjadi pada skuat yang ditanganinya.

Kali ini, absennya pemain tersebut berdampak besar, terutama lini tengah dan depan. Untungnya, mereka masih memiliki Milad Zeneyedpour, Zah Rahan, dan Bayu Gatra.

Bayu akan menjadi tumpuan di lini depan. Sementara, Milad dan Zah Rahan yang memiliki kemiripan gaya bermain, bisa saja menjadi pemain sayap atau gelandang serang menggantikan Slamet.

“Bisa saja Milad jadi opsi sebagai playmaker. Dia sudah pernah bermain sebagai playmaker di tim ini saat baru bergabung,” imbuh Gomes.

Kebetulan, Milad baru saja membukukan gol pertamanya saat Madura United melawan Bhayangkara FC. Golnya lahir lewat sepakan keras dari luar kota penalti yang gagal dibendung kiper Wahyu Tri Nugroho.