Untuk Lolos 4 Besar, Ini yang Harus Dilakukan oleh PSS Sleman

Peluang PSS Sleman untuk lolos ke babak empat besar semakin berat, menyusul kekalahan dari Madura FC 1-0 pada pekan keempat babak 8 besar grup B Liga 2 2018 di Stadion A Yani, Sumenep, Senin (12/11/2018) sore.

Selain harus turun ke peringkat paling bawah di grup B dengan 4 poin, tidak ada pilihan lain, bagi PSS selain menyapu bersih dua laga sisa di kandang yakni melawan Persita Tangerang dan Persiraja.

“Peluang masih ada. Kami harus memenangkan dua laga home yang tersisa. Walaupun kami di papan bawah dan peluang tipis, tapi kami akan berusaha menyapu bersih dua laga yang tersisa,” ucap pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro usai pertandingan.

Selain harus mengejar kemenangan di dua pertandingan yang tersisa, Seto menilai pihaknya harus ekstra bekerja di pertandingan terdekat, yakni menjamu Persita Tangerang. Sebab, dijatuhkannya sanksi berupa larangan tanpa suporter oleh Komisi Disiplin PSSI beberapa waktu lalu membuat Bagus Nirwanto dan kawan-kawan harus tampil tanpa penonton saat berjumpa Persita.

“Ini sangat pengaruh terhadap tim, bagaimanapu suport suporter sangat kami harapkan. Tetapi mau bagaimana lagi, kami harus hormati keputusan dari federasi. Harapannya kami bisa motivasi pemain untuk tampil lepas meski tanpa penonton nantinya,” ucap Seto.

Kemenangan Madura FC atas PSS di pekan keempat babak 8 besar grup B Liga 2 2018, Senin (12/11/2018) langsung mendongkrak posisi dari tim Joko Thole-julukan Madura FC ke posisi kedua klasemen sementara grup B dengan 6 poin. Madura berada di posisi kedua setelah menang head to head dari Persiraja.

Sedangkan kegagalan PSS meraih poin di Madura membuat mereka berada di peringkat paling bawah dengan 4 poin.