Bali United Wajib Waspadai Statistik Persebaya yang Sukses Jauhi Zona Degradasi

Persebaya Surabaya sudah mengemas 41 poin seusai mengalahkan pemuncak klasemen sementara Liga 1 2018, PSM Makassar, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya Sabtu (10/11/2018).

Berkat kemenangan 3-0 tersebut, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengklaim Bajol Ijo sudah aman dari zona degradasi meski masih menyisakan empat pertandingan lagi.

Empat pertandingan itu di antaranya menghadapi Bali United (tandang), Bhayangkara FC (kandang), PSMS Medan (tandang) dan ditutup menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo.

“Kita menang dari tim besar dan rasanya kita aman di Liga 1,” kata Djajang Nurdjaman yang mulai tersenyum lebar setelah Persebaya naik ke posisi sembilan, di Surabaya, Sabtu (10/11/2018).

Sementara pada posisi tiga tim terbawah atau zona degradasi terdapat PS Tira di posisi 16 dengan 33 poin, posisi 17 ada PSMS Medan dengan 33 poin, dan di posisi buncit ada PS Tira dengan 32 poin.

Pada sisa empat laga untuk Persebaya, Djajang menargetkan menyapu bersih laga untuk mengincar posisi papan atas yang masih terbuka lebar.

Sebab Persebaya hanya berjarak empat poin saja dari tim peringkat empat, Bhayangkara FC.

“Target kita mendapat poin di setiap laga termasuk saat away ke Bali dan Medan. Kenapa tidak kita incar posisi papan atas,” ujar eks pelatih Persib dan PSMS Medan itu.

Sementara itu, Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, tak ingin kalau timnya menjadi korban keganasan selanjutnya dari Persebaya.

Pasalnya, saat bermain di Bali, Persebaya pernah menekuk Persib Bandung dengan skor telak 4-1.

Widodo menjelaskan kalau dirinya tengah melakukan persiapan demi bisa mematikan serangan cepat Persebaya.

Pelatih berusia 48 tahun itu mengaku sudah mengintip pertandingan Persebaya vs PSM dan sedang melakukan analisa.

“Saya sudah nonton Persebaya saat mengalahkan PSM Makassar kemarin. Persebaya akhir-akhir ini progresnya cukup bagus. Kami akan berusaha maksimal, karena tak ada seorang pun boleh mengambil poin di kandang kita,” ujarnya.

Dirinya juga sedang melakukan evaluasi terkait kekalahan di kandang Persipura pada pekan ke-30 karena kesalahan dari para pemain.

“Kita jangan sampai lengah, baik saat memegang atau tanpa bola. Setiap pergerakan pemain harus diawasi secara ketat,” pungkasnya. (*)