Timnas Indonesia Kehilangan Sosok Pemutus Serangan saat Jumpa Timor Leste

Timnas Indonesia kehilangan sosok pemutus serangan saat jumpa timnas Timor Leste pada partai kedua Grup B Piala AFF 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (13/11/2018).

Timnas Indonesia bakal kehilangan satu sosok pemutus serangan pada partai kedua Grup B Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia harus menelan kekalahan tipis 0-1 pada laga pertama Grup B Piala AFF 2018 kontra timnas Singapura di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11/2018).

Timnas Indonesia dibuat kecewa oleh satu-satunya gol yang diciptakan oleh Harris Harun (37′).

Dengan kekalahan ini, timnas Indonesia harus puas berada di peringkat keempat klasemen Piala AFF 2018 pada Grup B.

Pada laga tersebut, salah satu bek timnas Indonesia, I Putu Gede Juni Antara, harus diusir ke luar lapangan pada menit ke-90+4.

Putu mendapatkan kartu kuning kedua lantaran melakukan pelanggaran keras kepada pemain lawan.

Sebelumnya, Putu gede juga mendapatkan kartu kuning pada menit ke-60.

Bek Bhayangkara FC itu dipastikan absen saat timnas Indonesia berjumpa timnas Timor Leste pada laga kedua.

Indonesia pun kehilangan sosok lugas Putu Gede di sektor kanan pertahanan.

Dilansir BolaSport.com dari Labbola, Putu tercatat sebagai pemain timnas Indonesia dengan tekel terbanyak saat laga melawan Singapura.

Lima dari tujuh tekel sukses dilakukan oleh Putu Gede pada laga tersebut.

Meski berperan sebagai bek sayap, ia mampu melakukan dua clearances dan tujuh intersep sepanjang laga.

Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, masih memiliki satu pemain yang bisa mengisi pos tersebut yaitu Gavin Kwan Adsit (Barito Putera).

Itu artinya, lini pertahanan Indonesia akan kental dengan nuansa Barito karena digalang oleh Hansamu Yama Pranata dan Rizky Rizaldi Ripora yang berasal dari klub tersebut.

Mengenai kartu merah yang diterima Putu Gede, Bima Sakti tampak merasa kecewa dengan sikap emosional para pemainnya.