Persija dan Persebaya Kompak Memuji Bonek

Rintangan terberat itu berhasil dilewati oleh Bonek. Bonek telah membuktikan bahwa mereka sudah berubah. Buktinya, tidak ada nyanyain rasis atau lemparan botol saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta, Minggu (4/11) sore WIB.

Sebelum pertandingan berlangsung, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya sudah mewanti-wanti Bonek agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan Persebaya. Baik itu nyanyian rasis maupun lemparan botol.

Imbauan itu juga diumumkan melalui pengeras suara beberapa saat sebelum pertandingan berjalan. Harapan Persebaya agar pertandingan berjalan sukses dan lancar akhirnya terkabul. Tidak ada aksi-aksi Bonek yang merugikan tim.

Sebaliknya, suporter yang identik dengan warna hijau itu justru beradu kreativitas. Green Nord, Tribun Kidul, Bonek Gate 21, dan Bonek Tribune Timur saling menampilkan koreo-koreo menariknya.

Nyanyian dukungan untuk Persebaya juga dikumandangkan sepanjang pertandingan berjalan. Dukungan dari Bonek berbalas tiga poin dari Persebaya. Tim berjuluk Green Force sukses menghancurkan Persija dengan skor telak 3-0.

Dalam konferensi pers selepas pertandingan, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman salut dengan apa yang ditampilkan Bonek pada pertandingan ini. bahkan, Djanur mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Bonek.

“Apresiasi tinggi kepada Bonek. Mereka tertib, rapi dan sangat sportif. Kemenangan ini saya persembahkan untuk Bonek,” sebut mantan pelatih Persib Bandung itu.

Bukan hanya itu, pujian kepada Bonek juga dilontarkan pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco. Dia tak menampik bahwa aksi-aksi Bonek ikut andil memompa semangat para pemain Persebaya.

“Stadion ini (GBT) sangat bagus. Atmosfer luar biasa. Tribune penuh. Saya senang bisa bekerja dengan atmosfer seperti ini. Semuanya aman dan tidak ada masalah,” aku pelatih asal Brasil tersebut.