Sopir Bus Timnas Indonesia Rasakan Pengalaman Berbeda Selama TC Cikarang

Ada pengalaman berbeda yang dirasakan sopir bus Timnas Indonesia, Nasuki, dalam menemani timnas Indonesia mengikuti training camp di Cikarang, kabupaten Bekasi. Terutama soal suasana para pemain selama di dalam bus.

Sejak Jumat (2/11/2018), Nasuki bertugas mengantarkan pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia dari hotel ke Stadion Wibawa Mukti. Aktivitas itu dilakukannya hanya pada pagi hari mengingat pelatih Bima Sakti menerapkan sekali sesi latihan saja.

Jarak 10 km pergi pulang dari hotel ke stadion dan hotel lagi, terasa agak hambar buat Nasuki. Penyebabnya, suasana kaku yang terasa selama perjalanan di dalam bus.

“Suasananya agak berbeda ya… Banyak keheningan sih karena masing-masing sibuk. Yang saya dengar sih, tak banyak komunikasi yang terjadi selama perjalanan,” kata Nasuki kepada Bola.com.

Nasuki sudah selama tiga bulan terakhir bertugas mengemudikan bus Timnas Indonesia. Perbedaan yang terasa sangat dirasakan kali ini ketika membawa Timnas senior, karena suasana membawa timnas lainnya lebih cair.

“Saya pernah membawa Timnas U-16, Timnas U-19, dan Timnas Wanita Indonesia. Berbeda dengan yang ini. Mungkin karena udah pada dewasa kali ya,” ucap pria 59 tahun itu sembari tertawa.

Nasuki bercerita, selama membawa bus Timnas, skuat U-16 yang paling banyak melakukan interaksi. Bahkan, pria yang sebelumnya bekerja di PO bus malam, Safari Dharma Raya, itu menilai pemain Garuda Asia menjadi yang paling sering berinteraksi pada dirinya.

“Pengalaman paling seru ya bersama Timnas U-16. Mereka biasanya suka duduk di depan dan meminta saya memutarkan lagu. Anak-anaknya juga pada sopan, rasanya jadi seperti anak sendiri. Kalau yang ini (Timnas Indonesia senior) jarang banget mengajak saya ngobrol,” ujar Nasuki.

Pageralan training Camp ini akan berlangsung hingga hari Selasa (6/11) mendatang. Setelahnya, para penggawa Timnas Indonesia akan terbang ke Singapura pada malam harinya.