Liga 1 2018 Keras, 3 Pemain Akhiri Musim Lebih Cepat

Kompetisi Liga 1 2018 berjalan begitu keras dalam dua pekan terakhir. Buktinya, tiga pemain dipastikan absen hingga akhir musim.

Kerasnya pertandingan Liga 1 2018 membuat tiga pemain mengakhiri musim lebih cepat.

Ketiga pemain tersebut adalah Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya), Suhandi (PSMS Medan) dan Dedi Kusnandar (Persib Bandung).

Sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi Liga 1 2018, ketiganya mendapatkan pelanggaran keras dari pemain lawan hingga mengalami cedera patah tulang fibula.

Akibat cedera tersebut, ketiganya harus istirahat dalam waktu yang cukup lama.

Cedera Robertino didapatkan ketika membela Persebaya melawan Borneo FC pada pekan ke-25 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (13/10/2018).

Gelandang asal Argentina itu mendapatkan tekel keras dari Wahyudi Hamisi saat mencoba untuk menorobos pertahanan Borneo FC.

Kemudian gelandang PSMS, Suhandi, mengalami cedera serupa seusai ditekel oleh gelandang Mitra Kukar, Bayu Pradana pada pekan ke-27 Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan pada Selasa (23/10).

Proses operasi pemain kelahiran Bandung itu berjalan lancar, tulang Suhandi yang patah juga sudah dipasang pen.

Terbaru, Dedi Kusnandar mengalami patah tulang fibula kaki kanan saat Persib kalah 0-1 dari PSM Makassar pada Rabu (24/10/2018).

Pemain yang akrab disapa Dado itu mengalami cedera serius setelah berbenturan dengan Rizky Pellu pada menit ke-34.

Selain ketiga pemain tersebut yang mengalami cedera patah tulang fibula, kiper Madura United FC, Satria Tama juga sempat dilarikan ke rumah sakit seusai mengalami tabrakan dengan penyerang Persipura Jayapura, Hilton Moreira pada pertandingan pekan ke-26 Liga 1 2018.

Kondisi Satria memang sempat mengkhawatirkan setelah kepalanya berbenturan dengan lutut Hilton.

Namun Satria dapat pulih dengan cepat dan diturunkan Madura United saat kontra Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 Liga 1 2018 pada Kamis (25/10/2018).

Berbagai kekerasan yang terjadi di Liga 1 2018 dalam dua pekan terakhir ini perlu menjadi perhatian bagi wasit dan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk lebih tegas memberikan hukuman.

Supaya nantinya para pemain bisa jera dan tidak mengulangi pelanggaran-pelanggaran keras.