Banyak Pemain Cedera, Ini Tuntutan PT LIB ke Wasit Liga 1

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan tuntutan kepada para wasit yang bertugas memimpin jalannya pertandingan kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia, Gojek Liga 1 musim 2018 usai banyak pemain cedera.

PT LIB meminta wasit agar bisa lebih teliti dalam memimpin pertandingan. Karena sudah tiga pemain yang mengakhiri Liga 1 2018 dengan cepat, lantaran menderita cedera parah.

“PT LIB harus memastikan pemain terproteksi di lapangan dan meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas melihat pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi,” buka Chief Operating Officer (COO), PT LIB Tigor Shalomboboy dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Liga 1 2018 bisa dibilang sebagai liga paling keras dengan banyaknya para pemain yang cedera. Sehingga Tigor ingin wasit dapat menjaga pemain yang dilanggar.

“Intinya wasit harus bisa memberikan proteksi kepada pemain, dan tidak segan untuk memberikan hukuman kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras,” sambung Tigor.

Lebih lanjut Tigor juga mengajak Komdis PSSI untuk ikut terlibat dalam memberikan perlindungan kepada para pemain yang dilanggar dengan keras dan berakibat cedera parah.

“Komdis PSSI juga diharapkan untuk lebih jeli dalam melihat suatu pelanggaran dan jika perlu memberikan hukuman atas pelanggaran tersebut,” tambah Tigor.

Sekadar informasi kalau tiga pemain, yakni Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya), Suhandi (PSMS Medan) dan Dedi Kusnandar (Persib Bandung) mengalami cedera patah tulang fibula.

Cedera tersebut memerlukan waktu penyembuhan yang sangat lama. Sebelum mereka bertiga Kim Kurniawan (Persib Bandung) juga pernah mengalaminya.