Usai Glenn Sugita, Petinggi Lainnya Siap Kawal Persib demi Kebangkitan Maung Bandung

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S. Taryono, mengaku akan turut berusaha untuk menjaga kekompakan tim.

Saat ini Persib Bandung tengah dilanda krisis kemenangan, usai gagal mendapat tiga poin dalam empat pertandingan terakhirnya.

Keluhan pada pihak manajemen pun mulai disuarakan oleh pelatih Persib Bandung, Mario Gomez.

Gomez merasa bahwa timnya saat ini hanya berjuang sendirian tanpa mendapat dukungan dari pihak manajemen.

Dilansir dari laman resmi Persib Bandung, persib.co.id, Sabtu (27/10/2018), Kuswara S. Taryono sebagai pihak manajemen pun mengaku siap untuk ikut serta mengawal Maung Bandung.

Ia berharap Maung Bandung dapat memaksimalkan tujuh laga yang tersisa di kompetisi Liga 1 2018.

“Kita berusaha keras untuk tetap kompak menghadapi laga sisa. Caranya akan kami mengkomunikasikan secara baik dengan jajaran pelatih,” kata Kuswara, Jumat 26 Oktober 2018, dikutip dari persib.co.id.

Kuswara pun menyerukan kepada semua elemen Persib Bandung termasuk suporter setia mereka, Bobotoh untuk bersatu agar tim kesayangannya mampu meraih hasil yang memuaskan di akhir musim.

“Doakan sajalah sisa ini kita bisa bemain maksimal. Jadi intinya, tim itu tidak sendirian,” tutupnya.

Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono (kanan) ditemani General ?Coordinator Panpel Persib, Budhi Bram Rachman di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (23/2/2018). (FIFI NOFITA/BOLASPORT.COM)

Pernyataan Kuswara tersebut merupakan respon dari pihak manajemen usai komplain yang dilakukan oleh Mario Gomez.

Sebelumnya Direktur PT PBB, Glenn Sugita, bahkan langsung merespon hal tersebut dengan mengajukan pengunduran dari dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), agar dapat lebih fokus menangani Persib Bandung.

Pengunduran diri Glenn Sugita dari operator yang berwewenang untuk mengatur dan menjalankan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia tersebut disampaikan lewat akun Twitter miliknya.

“Saya telah memasukan surat pengunduran diri saya sebagai komisaris LIB pada tanggal 2 Oktober 2018 yg lalu, sehingga saya dapat lebih berkonsentrasi dan berkontribusi di @persib,” tulis Glenn.

Dilansir dari Tribun Jabar, Sabtu (27/10/2018), sebelumnya pihak manajemen Maung Bandung mendapat kritik pedas dari sang pelatih tim, Mario Gomez yang menyatakan ketidakpuasan terhadap sikap manajemen.

Ia merasa pihak manajemen tidak bersungguh-sungguh menangani tim yang saat ini sedang membutuhkan dukungan dari berbagai elemen.

“Saya sudah bilang dengan Glen (Sugita) dan Teddy (Tjahjono) soal musim depan. Hanya Umuh (Muchtar) yang selalu bersama kita. Jika dia tidak bersama kita, juga saya pastikan saya tidak akan lanjutkan musim depan,” ujar Mario Gomez di Bandara Husein Sastranegara, Kamis (25/10/2018).

Ia menilai dari pihak manajemen, hanya Umuh Muchtar lah yang mandampingi tim di dalam kondisi yang sulit saat ini.

“Karena hanya Umuh yang sama kita. Jika kemarin ketika kita ke Makassar hanya dia yang datang ke Makassar, stay selama dua jam terus pulang. Hanya dia yang bersama kita,” ucapnya.

Kekecewaan Mario Gomez semakin menjadi-jadi kala pemainnya Dedi Kusnandar mengalami patah kaki saat melawan PSM Makassar.

Gomez kecewa karena tak ada satupun dari pihak manajemen yang menelepon untuk mengetahui kondisi Dedi.

“Ketika Dedi cedera, tidak ada yang telepon. Saya tidak suka itu. Saya tidak mau bersama orang ini sekarang. Jika kita Umuh sendiri ok, tapi tidak untuk orang ini,” ucapnya.

Saat ini Persib Bandung tengah berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya setelah empat hasil yang kurang memuaskan di empat pertandingan terakhir.

Persib sementara harus rela tergeser oleh PSM Makassar dari puncak klasemen usai kalah 1-0 pekan lalu.

Bahkan Persib saat ini harus turun ke peringkat ketiga usai jumlah poinnya disamai oleh Persija Jakarta, namun Persija Jakarta masih menyisakan satu laga tunda kontra Persela Lamongan.