Kandang PSM Tak Mampu Akomodir Animo Besar Suporternya, Manajemen Ucapkan Permintaan Maaf

Markas PSM Makassar, Stadion Andi Mattalatta, dinilai tak mampu mengakomodir animo masyarakat dalam mendukung tim kebanggaannya. Atas kenyataan itu, manajemen memohonkan permintaan maaf lantaran belum dapat memenuhi antusiasme suporter.

Kapasistas 15 ribu penonton yang dimiliki Stadion Andi Mattalatta dinilai sudah tak memadai.

Lebih-lebih dengan animo besar masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, dalam mendukung PSM Makassar.

Pasalnya, sebagaimana dilaporkan Tribun Timur, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, jumlah penonton sekaligus suporter yang datang ke stadion semakin meningkat.

Hal itu memang tak terlepas dari peningkatan kualitas permainan sekaligus prestasi dari PSM Makassar.

Sementara pada kompetisi kasta tertinggi liga sepak bola nasional musim ini, PSM juga masih mampu menjaga kualitasnya.

Sebagai bukti, hingga pekan ke-27 Liga 1 2018, tim yang dijuluki Juku Eja itu kokoh berada di puncak klasemen sementara.

PSM pun kini mencuat sebagai kandidat kuat juara Liga 1 2018.

Alhasil, arus dukungan kepada skuat besutan Robert Rene Alberts itu terus mengalir dengan deras.

Sayangnya, antusiasme dan animo besar masyarakat yang ingin memberikan dukungan langsung ini harus terbendung terbatasnya kapasitas stadion.

“Stadion ini tidak memadai, bahwa nanti akan terjadi antrean panjang kami minta maaf, bukan kami tidak mau menambah (jumlah) penonton tapi nanti pasti akan jauh lebih bermasalah,” kata CEO PSM, Munafri Arifuddin.

“Pasalnya, ini menyangkut masalah keselamatan. Jadi saya sampaikan, kalau memang (kalian) tidak bisa datang, lebih baik tidak memaksakan diri,” ujarnya menambahkan.

Permasalahan lain pun timbul seiring banyaknya penonton atau suporter yang ingin menyaksikan langsung aksi Willem Jan Pluim Cs.

Banyak pihak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pundi-pundi pribadinya.

Soal banyaknya Calo yang memanfaatkan situasi, CEO yang kerap disapa Appi itu mengajak para suporter atau penonton untuk membiasakan antri di loket resmi dan menghindari membeli tiket di calo.

“Saya mohon maaf karena ada animo yang begitu besar sekarang, mari saling support dan saling jaga. Kita harus memberikan perhatian satu dengan yang lain, harus respek,” tuturnya kepada para suporter PSM.