Persela Bertekad Menyapu Bersih Laga Kandang Tersisa

Persela Lamongan masih dalam catatan buruk selama melakoni laga tandang, yakni selalu kalah dalam delapan lawatan terakhir. Paling gres, klub berjulukan Laskar Joko Tingkir itu takluk 1-4 dari PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu malam (28/10/2018).

Pelatih Persela, Aji Santoso, juga heran skuat asuhannya memperoleh catatan yang sangat buruk dalam laga tandang. Menurutnya, Wallace Costa Alves dkk. justru bisa bermain lebih lepas karena tidak ada tekanan suporter sendiri.

“Sebenarnya tidak ada masalah, karena pemain malah lebih nyaman dan tidak ada tekanan kalau laga tandang. Sudah saya sampaikan kepada pemain untuk mentransfer mental bertanding di kandang ke pertandingan di markas lawan,” kata Aji kepada Bola.com.

“Tetapi, kami beberapa kali bermain di laga tandang, tenaga malah berkurang. Kami akan berusaha maksimal untuk memenuhi sisa laga kandang dengan mencuri poin,” imbuh pelatih berusia 48 tahun itu.

Catatan delapan laga tandang tanpa kemenangan secara beruntung itu dialami selama putaran kedua. Padahal, Persela pernah mencuri poin penuh dari markas PSM Makassar, klub pemuncak klasemen sementara, pada putaran pertama lalu.

Meski demikian, klub yang berdiri pada 1967 ini memiliki catatan apik selama menjalani laga kandang. Mereka merupakan satu dari empat kontestan di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang belum terkalahkan di kandang.

Aji kini mulai mengalihkan perhatian untuk mengamankan tiga poin setiap menjadi tuan rumah. “Kalau laga kandang, kami harus sapu bersih. Meski, tidak mudah, kami harus bisa melakukannya,” imbuh mantan kapten Timnas Indonesia itu.

Hanya, Persela bakal menjalani laga kandang dengan tidak mudah, berjumpa dengan beberapa klub kuat. Di tiga laga tersisa, mereka akan menjamu Sriwijaya FC, Arema FC, dan Persib Bandung.

Sementara, empat lawatan tersisa juga terbilang sulit untuk bisa mencuri poin. Persela akan bertandang ke markas Mitra Kukar, Persija Jakarta, Borneo FC, dan Madura United.