Penyebab Persebaya Kerap Inkonsisten di Kandang Sendiri

Head coach Djadjang Nurdjaman tampaknya menemukan penyebab Persebaya Surabaya sering inkonsisten saat tampil di kandang sendiri. Menurut Djadjang, Rendi Irwan Saputra dan kolega justru terlihat tegang ketika bermain di hadapan Bonek.

Bermain di kandang sendiri seharusnya menjadi keuntungan bagi semua tim. Termasuk Persebaya. Namun, penampilan Green Force di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sejauh ini masih belum memuaskan arek-arek Bonek.

Dari total 12 pertandingan kandang yang sudah mereka lakoni hingga pekan-26 Liga 1 2018, Persebaya sudah menelan empat kekalahan. Terakhir, Persebaya kalah dalam laga home versus Borneo FC.

“Memang terasa, pemain agak sedikit berbeda ketika bermain di kandang. Agak sedikit tegang kelihatannya, tidak tahu kenapa. Apakah karena ada pressure, tetapi mudah-mudahan sebaliknya,” ungkap Djadjang.

Selain itu, Djanur-sapaan akrabnya, menyadari semakin sepinya Stadion GBT juga dikarenakan penampilan Persebaya yang inkonsisten. Sebab, prestasi sebuah tim akan berbanding lurus dengan jumlah penonton yang datang ke stadion.

“Ketika Persebaya bermain di kandang dan tidak membuat mereka (Bonek.red) happy, ada alasan mereka tidak banyak datang ke stadion,” sebut Djanur.