Madura United Vs PSM: Kerja Keras agar Tak Malu

Madura United bakal menjalani laga berat pada pekan ke-28 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Laskar Sape Kerap bakal menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin malam (29/10/2018).

Tentu bukan hal yang mudah untuk bisa mengamankan tiga poin melawan PSM. Klub berjulukan Juku Eja itu kini menghuni pemuncak klasemen sementara dengan 50 poin.

Apalagi PSM juga mencatatkan rekor apik dengan tidak terkalahkan dalam 10 laga terakhir, dan selalu menang dalam enam laga terakhir. Sebaliknya, Madura United justru gagal menang dalam tiga laga terakhir.

“Kami sudah bertekad untuk bangkit di laga ini. Pemain memiliki motivasi berlipat untuk menang dan bisa meraih tiga poin lagi di kandang. Persiapan kami juga sangat matang,” kata Gomes de Oliveira, pelatih Madura United.

Gomes mengembang tugas yang tak mudah untuk bisa membawa tim asuhannya bangkit di laga ini. Pasalnya, mental anak asuhnya menurun setelah berkali-kali gagal menang. Paling gres, mereka dibantai 0-4 Persebaya Surabaya (25/10/2018).

Namun, Laskar Sape Kerap dipastikan sudah lengkap dan siap bertanding. Hanya striker Greg Nwokolo yang masih dalam kondisi cedera dan absen sejak dua laga sebelumnya.

“Kondisi Greg memang belum bisa dipastikan untuk tampil. Saya belum tahu perkembangan terbaru dari dokter seperti apa. Tapi, kemungkinan dia belum bisa diturunkan,””imbuh pelatih asal Brasil itu.

Gomes meminta anak asuhnya untuk bekerja keras agar tak lagi malu di kandang. Sebelumnya, Madura United pernah tumbang 1-2 dari Borneo FC (22/9/2018) dan 0-1 dari Persija Jakarta (14/10/2018).

Di sisi lain, gelandang serang Madura United, Slamet Nurcahyo sudah bertekad untuk mendapat tiga poin di laga ini. Baginya, tak ada target lain selain menang atas PSM.

“Kami harus menang, tidak boleh seri atau kalah. Ini harus menjadi momen bagi untuk segera bangkit. Kami sudah seharusnya bisa memetik tiga poin,” kata pemain asal Jember itu.

PSM Datang dengan Percaya Diri
Di kubu PSM, mereka membenarkan mereka datang ke Bangkalan dengan kepercayaan diri besar dengan modal kemenangan beruntun pada enam laga terakhir. Situasi itu membuat Juku Eja nyaman di puncak klasemen Liga 1 2018.

“Mental dan kondisi tim sangat bagus. Kami tinggal menjaga momentum ini dengan fokus di setiap partai,” ujar Robert, pelatih PSM.

Robert menjanjikan permainan aktraktif meski bermain di kandang Madura. “Kami datang ke Madura dengan target tiga poin. Itu berarti, kami akan tampil agresif untuk mendapatkan gol,” tegasnya.

Absennya striker Alessandro Ferreira Leonardo karena sakit demam, tidak dipermasalahkan Robert. Apalagi PSM kembali bisa memainkan Ferdinand Sinaga yang baru pulih dari cedera engkel.

Robert pun jadi memiliki opsi lain di posisi striker utama karena masih ada Guy Junior. Nama terakhir tengah menjadi sorotan setelah pada empat laga terakhir PSM mencetak empat gol dan dua assist.

Di lini tengah, Robert kemungkinan besar memainkan M. Arfan untuk mengganti peran Rizky Pellu sebagai gelandang jangkar. Sementara Mark Klok dan Wiljan Pluim berperan sebagai gelandang kreatif untuk menopang lini depan.

Meski di atas angin, Robert merasa perlu mengingatkan pemainnya agar mewaspadai tekad Madura United yang ingin bangkit setelah terpuruk pada dua laga terakhir. “Madura memiliki pemain kualitas baik di Liga 1. Itu berarti mereka bisa bangkit lebih cepat,” ucapnya.

Itulah mengapa, Robert meminta duet Steven Paulle-Abdul Rahman tampil militan untuk meredam kekuatan lini depan Madura United.

“Pertandingan nanti bakal sengit karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan. Saya berharap wasit jeli dalam memimpin agar pertandingan berlangsung menarik, ” pungkas Robert mengakhiri pembicaraan.

Prakiraan Susunan Pemain
Madura United (4-3-3): Hery Prasetyo (kiper); Beny Wahyudi, Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Alfath Fathier (belakang); Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Zah Rahan Krangar (tengah); Bayu Gatra, Mamadou Samassa, Engelberd Sani (depan)

Pelatih: Gomes de Oliveira

PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit; Zulikifli Syukur, Steven Paulle, Abdul Rahman, Reva Adi Utama (belakang); Wiljan Pluim, M. Arfan, Marck Klok (tengah); M. Rahmat, Guy Junior, Saldy (depan)

Pelatih: Robert Alberts