Lupakan Bayang Kegagalan Musim Lalu, PSS Sleman Semai Harapan Baru

Bayang kegagalan musim lalu masih menghinggapi PSS Sleman meski pada laga perdana Grup B babak 8 besar Liga 2 2018 sukses memaksa tuan rumah, Persita Tangerang, berbagi poin usai bermain imbang 1-1 di Stadio Benteng Taruna, Jumat (26/10/2018).

Bagaimana tidak, musim lalu tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut secara mengejutkan tumbang di babak 16 besar meski di fase grup tampil superior.

Kala itu Dirga Lasut dan kawan-kawan harus gigit jari usai kalah bersaing dari Persis Solo serta PSPS Riau.

Lupakan bayang kegagalan musim lalu, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro ingin menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran penting guna menyemai harapan baru musim ini.

Seto tak menampik bila kegagalan di musim lalu sedikit banyak berpengaruh pada psikologis seluruh elemen tim, tak hanya pemain, namun juga tim pelatih serta manajemen.

“Rasa trauma itu ada, dari tahun ke tahun selalu seperti ini. Jadi harapan kami selalu memberikan motivasi kepada para pemain,” kata Seto.

“Saya bilang setiap kompetisi selalu berbeda kekuatan, komposisi dan situasinya. Ini yang kami satukan. menyatukan visi dan misinya untuk raih apa yang jadi keinginan kita,” imbuhnya.

Usai menjalani laga melawan Persita, PSS akan ditantang oleh tuan rumah Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dimurthala, Aceh, Kamis (1/11/2018) mendatang.

Pada laga kedua di babak 8 besar Grup B kali ini, Seto belum bisa memastikan apakah akan langsung menurunkan enam pemain baru seperti saat menahan imbang Persita.

Siap Rotasi Pemain

Ya, Keputusan cukup berani diambil pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, yang langsung menurunkan enam pilar anyarnya pada laga perdana Grup B babak 8 besar Liga 2 2018 kontra Persita Tangerang.

Bagaimana tidak, keenam penggawa anyar tersebut baru bergabung berlatih bersama skuat Super Elang Jawa sekira sepekan, waktu yang terbilang sangat singkat.

Beruntung, dipertandingan yang digelar di Stadion Benteng Taruna, Tangerang tersebut, PSS Sleman sukses memaksa hasil imbang 1-1 sekaligus mencuri 1 poin melalui gol yang diciptakan pemain anyarnya, Qischil Gandrum Minny, dipenghujung pertandingan.

Seperti diketahui, pada pertandingan tersebut PSS Sleman diperkuat tiga pilar anyar di lini belakang.

Ketiga pemain tersebut ialah Asyraq Gufron, Ikhwan Ciptady, dan Aditya Putra Dewa.

Sedangkan diposisi tengah, Busari yang ditarik dari Persibat Batang bahu membahu bersama Amarzukih dan Ichsan Pratama.

Sementara di sektor sayap ada pemain pinjaman dari Persiba Balikpapan, Rossy Noprihanis.

“Adaptasi para pemain baru cukup lumayan, walaupun belum seutuhnya. Ini tetap kita bangun, masuknya enam pemain baru tetap menambah kekuatan tim kami,” kata pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro.

“Kedepan tetap kita rotasi. Artinya siapa yang terbaik dalam latihan akan kita tampilkan,” pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)