Hukuman Persib Bandung Tak Berlaku di Kompetisi AFC

Persib Bandung saat ini sedang jalani hukuman terusir dari Pulau Jawa dan tanpa penonton selama satu setengah musim kompetisi. Namun, hal itu tak berlaku di kompetisi AFC.

Hukuman Persib datang dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI usai adanya insiden suporter Persija, Haringga Sirila, meninggal saat akan saksikan laga kontra Persib pada 25 September lalu.

Kubu Maung Bandung menerima hukuman bertanding di luar Pulau Jawa tanpa penonton sampai akhir musim dan tanpa penonton di Bandung, pada satu putaran kompetisi tahun 2019.

Tapi hukuman tersebut tak berlaku jika Persib bermain di kompetisi klub AFC. Persib berpeluang tampil di kompetisi AFC jika finish di peringkat satu hingga tiga klasemen Liga 1.

“Status terhukum itu di kompetisi, kalau untuk di luar kompetisi tidak berpengaruh,” ujar COO PT LIB dan Kepala Lisensi Klub PSSI, Tigorshalom Boboy, di Jakarta, Selasa (23/10/2018) sore.

Persib dinilai layak bermain di kompetisi antar klub Asia usai mendapat lisensi klub profesional dari AFC. PSSI memastikan Persib memenuhi kriteria A dan B (Legalitas, finansial, infrasturktur, sampai administrasi) dari AFC sebagai klub profesional.

Namun, Persib juga akan banding untuk memenuhi kriteria C yang berisi pembinaan sepak usia muda. Jika tiga kriteria itu terpenuhi, lisensi profesional Persib mendapat nilai sempurna.