PSSI Apresiasi Klub-klub Liga 1 yang Semakin Profesional

PSSI bersyukur dengan adanya beberapa klub kontestan Liga 1 2018 yang ditetapkan sebagai tim profesional oleh AFC melalui proses Club Licensing Department (CLD) 2018.

Proses Club Licensing Departement (CLD) 2018 sendiri telah berlangsung sejak April dan rampung pada September 2018 silam.

Dari penilaiannya, setidaknya terdapat 10 klub yang telah memenehui kriteria dan terverifikasi sebagai klub profesional.

Selain tiga klub yang dinyatakan lolos tanpa syarat (granted) yakni, Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Arema FC, tujuh kesebelasan sisanya masih lolos bersyarat (granted with sanctions).

Sebagaimana dilansir laman resmi PSSI, klub-klub seperti Madura United, PSM, Barito Putera, Persipura Jayapura, Borneo FC, Bhayangkara FC, dan Bali United harus dapat memenuhi kriteria sebelum 31 Januari 2019.

PSSI sebagai induk sepak bola di Indonesia mengapresiasi antusiasme klub-klub Liga 1 2018 untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh CLD.

“PSSI mengapresiasi kerja klub untuk memenuhi persyaratan club licensing department. PSSI selalu mendukung serta mendampingi klub-klub untuk menjadi sebuah klub profesional dan layak berlaga di kompetisi Asia,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

Tisha juga bersyukur dan turut bangga lantaran pada tahun ini terjadi peningkatan dalam jumlah klub yang berhasil mendapatkan predikat tersebut.

“Tahun ini ada peningkatan jumlah klub yang mendapat lisensi club licensing department ini tentu sangat bagus bagi PSSI dan klub-klub itu sendiri,” ujarnya menambahkan.

Di akhir, ia menambahkan sekaligus berharap agar ke depannya, seluruh klub yang berkompetisi di Liga 1 dapat memiliki lisensi klub profesional itu.

“Ke depannya club licensing department akan dipresentasikan dalam kongres dan kami berharap semua tim Liga 1 mendapat lisensi ini,” tuturnya.

Pada proses penilaiannya sendiri, setiap klub harus memenuhi lima syarat yang telah ditetapkan oleh federasi sepak bola Asia, AFC.

Lima syarat yang wajib dipenuhi adalah aspek sporting, infrastruktur, personil dan administratif, legal, serta finansial.