Pelatih Arema Memotivasi Hanif Sjahbandi Seusai Menjalani Operasi

Hanif Sjahbandi kemungkinan besar absen sampai akhir musim Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Gelandang Arema FC itu cedera patah tulang radius tangan kiri. Posisi tulang itu ada di bagian lengan yang menyambungkan siku dengan ibu jari.

Hanif mengalami cedera itu saat jatuh setelah berduel dengan pemain Bali United, Melvin Platje (18/10/2018) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

“Hanif kemungkinan butuh waktu 2-3 bulan untuk penyembuhan. Dia sudah menjalani operasi untuk mengatasi cedera itu,” kata dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi.

Hal itu berarti Hanif tidak bisa bermain dalam delapan sisa laga dengan Arema. Begitu juga dengan peluangnya untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Musibah yang dialami Hanif membuat pelatih Arema, Milan Petrovic, sedih karena Hanif sedang dalam performa terbaik. Dia baru saja mencetak dua gol ketika membantu Arema menang 3-1 atas Bali United.

“Hanif pemain yang kuat dan penuh potensi. Saya percaya dia bisa kembali lebih kuat dari saat ini,” kata Milan.

Dalam kesehariannya, sang pelatih melihat Hanif juga pemain yang selalu ingin berkembang. Dia tidak segan berkumpul dengan pemain senior yang punya banyak pengalaman.

Meski, dia juga sudah bisa menembus timnas baik di level kelompok usia dan sempat dipanggil untuk timnas senior besutan Bima Sakti untuk diproyeksikan di Piala AFF 2018.

“Dukungan untuk Hanif juga bukan dari saya saja. Tapi, pemain senior juga pasti memberikan semangat kepadanya untuk segera kembali bermain lagi karena dia pemain yang baik,” lanjutnya.

Skuat Arema juga sudah menjenguk Hanif, Minggu malam (21/10/2018). Mereka datang untuk memberikan dukungan mental kepada Hanif karena cedera yang membuatnya absen hingga akhir musim, tentu terasa berat untuknya.