Mencari Bibit Muda Berbakat Di Indonesia Junior Sudden Death League

EDF La Liga Academy bekerja sama dengan Saelan Football Academy resmi menggelar Indonesia Junior Sudden Death League (IJSDL). Ajang tersebut untuk menjaring para bibit muda berbakat yang ada di Tanah Air, yang dilangsungkan di Lapangan Simprug, Minggu (21/10).

Sebanyak 18 tim yang berasal dari wilayah Jabodetabek ambil bagian dalam ajang ini. Para pemain yang bertanding merupakan berusia 10 tahun atau kelahiran tahun 2008 lalu.

Meski masih kecil, para pemain tersebut mampu menujukkan kualitas. Mereka terlihat sudah menggiring atau mengoper bola secara baik, serta memperlihatkan skill yang mumpuni.

“Target kita sangat ambisius, kita harus cari talent di Indonesia, kita ingin dari ini lahir pemain-pemain nasional indonesia yang masuk dalam timnas dan berbicara di event internasional,” kata Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi.

“Artinya bukan cuma besar di kampung sendiri, tetapi dia bisa masuk event internasional, kalau bisa masuk Piala Dunia 2024,” tambahnya.

Sementara Taufik Jursal, selaku manajer EDF La Liga Academy, mengaku senang dengan kerja sama tersebut. Ia menilai ajang ini bagus untuk mengakomodir para pemain berbakat yang nantinya diajak menjalani pemusatan latihan bersama pihaknya.

“Jadi kami akan membangun diklat di PIK [Pantai Indah Kapuk]. Jadi para pemain terbaik yang ada di sini akan kami ajak untuk mengikuti diklat tersebut,” ujar Taufik.