Rahmad Darmawan Beri Penjelasan Soal Kekalahan Keempat Yang Diderita Mitra Kukar

Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan (RD), kembali membawa timnya menelan kekalahan pada lanjutan Liga 1 2018.

Kali ini RD bersama dengan Mitra Kukar harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 0-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat (19/10/2018).

Gelandang Bhayangkara FC. Paulo Sergio, menjadi aktor yang membuat Mitra Kukar bertekuk lutut dihadapan pendukungnya.

Gol semata wayang yang diukirnya memastikan Bhayangkara FC pulang dengan poin penuh.

Melihat hasil negatif tersebut RD merasa timnya kalah karena kesalahan sendiri.

Padahal ia menyebutkan anak-anak asuhannya sudah berlatih keras untuk menghadapi duel tersebut.

“Secara umum kami tadi mengantisipasi lawan dengan menggunakan tiga bek dan sudah melatihnya saat latihan, tapi mereka selalu saja lewat serangan balik, dan kesalahan yang kami lakukan dapat langsung diantisipasi dengan serangan balik lawan,” kata RD.

Mantan arsitek Sriwijaya FC itu melanjutkan permainan timnya tidak kalah jauh dengan Bhayangkara FC.

Hanya saja juara Piala Jenderal Sudirman itu gagal mencetak gol di pertandingan tersebut.

Mitra Kukar sejatinya bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Bayu Pradana.

Namun sepakan pemain timnas Indonesia itu berhasil ditepis kiper Bhayangkara FC.

“Babak pertama berjalan kurang efektif, makanya saya melakukan perubahan. Dengan menggunakan empat bek, dan mulai terlihat ritme permainan yang baik.”

“Ujungnya di babak kedua kami mendapatkan peluang-peluang. Tapi kami tidak bisa memanfaatkannya secara baik. Secara keseluruhan anak-anak sudah melakukan perubahan di babak pertama dan kedua,” kata RD.

Kekalahan ini merupakan yang keempat yang didapatkan secara beruntun.

Sebelumnya, Mitra Kukar ditekuk Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Bali United.

Akibatnya, Mitra Kukar tidak bergerak dari posisi 15 klasemen atau satu strip di atas zona merah. Klub asal Tenggarong itu mengumpulkan 29 poin.