PSIS Enggan Pikirkan Situasi Internal Sriwijaya FC

PSIS Semarang akan menjamu Sriwijaya FC pada pertandingan pekan ke-27 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Selasa (23/10/2018). Kedua tim membawa modal yang berbeda jelang pertemuan tersebut.

PSIS dalam tren positif semenjak diracik Jafri Sastra, dengan tanpa terkalahkan di empat laga terakhir. Perinciannya, Laskar Mahesa Jenar tiga kali menang dan sekali seri.

Sementara Sriwijaya FC datang ke Kota Gethuk dengan modal kekalahan 0-3 dari PSMS Medan di kandang sendiri pada pekan ke-26 (18/10/2018).

Hasil minor itu memaksa pelatih Subangkit angkat koper dari tim berjulukan Laskar Wong Kito. Manajemen lantas menunjuk pelatih asal Argentina, Angel Alfredo Vera, sebagai nakhoda baru.

Meski begitu, General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto, enggan melihat kondisi lawan yang sedang limbung. Baginya, Sriwijaya FC tetap tim berkualitas di Liga 1.

“Memang pergantian pelatih pasti ada pengaruhnya termasuk proses adaptasi. Namun, kami tidak ingin melihat itu dan fokus dengan tim sendiri. Apalagi mereka punya banyak pemain bintang seperti Alberto Goncalves dan Mauncher Jalilov,” kata GM yang akrab disapa Liluk itu, Senin (22/10/2018).

Hal senada ditegaskan pelatih Jafri Sastra. Baginya, skuat PSIS tidak akan terpengaruh dengan kondisi tim lawan seperti apa.

“Soal pergantian pelatih itu biar jadi urusan mereka. Saya sudah menekankan ke pemain untuk fokus dan bekerja keras di lapangan,” tegas mantan pelatih Mitra Kukar itu.