Tanpa Escobar, Perseru Tetap Bidik Poin Penuh atas PS Tira di Kandang

Kewaspadaan diusung oleh tuan rumah Perseru Serui jelang menghadapi laga pekan ke-27 menjamu PS Tira di Stadion Marora, Serui, Rabu (24/10/2018) sore.

Tim berjuluk Cendrawasih Jingga ini menargetkan raihan tiga poin di laga kandang demi menganggkat posisi mereka di zona merah.

Sebab, sampai pekan ke-26, Perseru masih berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin. Satu peringkat di atas PS Tira yang ada di posisi ke-17 dengan poin sama.

Sedangkan tambahan tiga poin dari PS Tira akan membawa Perseru menggeser posisi dari Sriwijaya FC di posisi ke-14.

Pelatih Perseru Wanderley Machado Da Silva Junior mengatakan, tidak ada pilihan lain bagi timnya untuk tidak merealisasikan target poin penuh di kandang. Meskipun demikian, pelatih asal Brasil ini mengakui jika laga melawan PS Tira tidak akan mudah. Hal ini menyusul absennya, Silvio Escobar.

Pemain asal Paraguay ini selama ini menjadi motor serangan untuk Perseru dan telah mencetak 7 gol dari 25 kali bermain.

“Kami tidak bisa hitung dengan Escobar, karena kena kartu merah lawan Barito [pertandingan antara Barito Putra lawan Perseru],” ucap Wanderley kepada Harianjogja.com, Senin (22/10/2018) siang.

Sebagai gantinya, eks pelatih Persipura Jayapura dan Persiba Balikpapan ini mengaku telah menyiapkan sejumlah pemain pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh penyerang berusia 32 tahun ini.

Selain harus melakukan rotasi di lini depan, Wanderley juga dihadapkan pada kondisi kebugaran pemain. Sebab, para pemain Perseru tidak punya waktu banyak untuk mempersiapkan diri melawan PS Tira, usai mereka menahan imbang 0-0 Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (19/10/2018).

“Kami juga harus lihat kondisi dari Toni dan Anis. Mereka ada masalah saat lawan Barito,” sambung Wanderley.

Sementara disinggung mengenai kekuatan dari PS Tira, Wanderley menyatakan sudah mempelajari permainan dari anak asuh Nil Maizar. Pelatih asal Brasil ini melihat, PS Tira adalah tim spartan. Di mana mereka pasti akan bertarung hingga menit terakhir.

“Untuk itu kami harus tingkatkan motivasi pemain dan berkonsentrasi lebih. Selain itu, mereka punya bola-bola mati dan pergerakan penyerang yang bagus,” ucap Wanderley.

Wanderley sendiri mulai menukangi Perseru sejak pekan ke-23, usai pelatih sebelumnya Putu Gede mengundurkan diri. Semenjak ditangani oleh Wanderley, Perseru menunjukkan peningkatan. Sempat kalah 1-2 dari tuan rumah Persija (8/10/2018), Perseru berhasil menang 2-0 dari Persela di kandang (13/10/2018) dan menahan imbang tuan rumah Barito Putera dengan 10 pemain (19/10/2018).