Efek Sanksi Komdis PSSI, Pemain Arema FC Tak Lagi di Hotel Bintang 5

Arema FC mulai memikirkan dampak laga tanpa penonton hingga akhir musim 2018. Ada lima laga kandang tim berjuluk Singo Edan yang bakal dijalani tanpa kehadiran Aremania. Dampaknya, tiket yang menjadi harapan mendapat pemasukan kini tidak lagi jadi tumpuan.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, kerugian paling nyata adalah pendapatan miliaran rupiah dari lima laga kandang terdekat. Manajemen pun telah merancang efisiensi demi kelangsungan perjalanan tim di musim ini.

“Kita menekan biaya operasional, agar bisa bertahan sampai akhir kompetisi. Salah satunya, ya saat laga tandang kita harus lebih berhemat,” kata Ruddy, Kamis, 18 Oktober 2018.

Ruddy menyebut laga hemat yang akan dilakukan manajemen Singo Edan adalah mengurangi biaya akomodasi tim. Jika biasanya pemain dan pelatih menikmati fasilitas hotel bintang 5. Kedepan tim akan ditempatkan di hotel bintang 3.

“Akomodasi dan ongkos untuk menginap harus dikurangi. Kalau dulu menginapnya di hotel bintang 4 atau 5, mungkin sekarang maksimal di hotel bintang 3,” ujar Ruddy.

Selain fasilitas penginapan atau hotel saat laga tandang. Pemain dan pelatih Arema juga akan menggunakan maskapai penerbangan kelas bawah. Manajemen akan menurunkan kelas demi menutup kerugian tanpa pemasukan tiket.

“Pesawat juga akan kita turunkan gradenya. Semua untuk menutupi kerugian dari sektor tiket. Soal kerugian pastinya saya tidak tahu, tapi yang jelas potensi kerugian memang mencapai miliaran,” tutur Ruddy.