Datangkan Tujuh Pemain Baru, Ini Kata Pelatih PSS Sleman

Keputusan manajemen PSS Sleman mendatangkan tujuh pemain baru untuk menambah kekuatan skuat Super Elang Jawa di babak 8 besar, dinilai sudah tepat.

Hal ini diungkapkan oleh pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, usai memimpin skuatnya berlatih di lapangan YIS, Kamis (18/10/2018) sore.

Seto yang menyaksikan sekilas penampilan tiga pemain baru, Aditya Putra Dewa, Qischil Gandrum dan Asyraq Gufron Ramadan, mengaku puas dengan ketiganya.

“Saya pikir pemain yang masuk, saya bilang Ok lah,” kata Seto.

“Kemarin satu orang datang, hari ini tambah dua lagi, Qischil dan Gufron, secara teknis ok. Nanti kami lihat dalam game besar,” sambung Seto.

Kedatangan Qischil Gandrum sendiri diakui oleh Seto akan mengisi posisi penyerang yang saat ini mengalami kekosongan. Sebab, setelah melepas I Made Wirahadi dan Tambun Naibaho, PSS hanya punya satu penyerang yakni Cristian Gonzales.

Sedangkan masuknya Aditya Putra Dewa akan mengisi pos yang ditinggalkan oleh Yericho Kristiantoko. Sementara untuk Asyraq Gufron Ramadhan akan menambah kuatnya lini belakang PSS Sleman yang saat ini telah diisi oleh Zamzani, Jodi Kustiawan dan Rian Miziar.

Rencananya, selain tiga pemain tersebut, Seto nenyatakan, ada empat pemain baru yang akan bergabung dalam latihan Jumat (19/10/2018). Keempat pemain tersebut adalah Ikhwan Ciptaady (bek tengah/Persis Solo), Busari (gelandang/Persibat), Rosy Noprihanis (gelandang/Persiba Balikpapan) dan satu pemain yang masih dirahasiakan namanya.

“Masih ada empat pemain yang akan datang, malam ini. Saya belum bisa sebutkan namanya, silakan tanyakan ke manajer mengenai nama-namanya, ya nanti kita lihat,” ucap Seto.

Sementara Asisten Manajer PSS Sleman Dewanto Rahadmoyo menyatakan ada empat pemain yang akan datang dan bergabung besok sore.

“Ikhwan, Busari dan Rosy rencana baru besok datang. Dari tujuh pemain ini, hanya Rosy yang kami datangkan dengan status pinjaman. Karena dia kontrak masih sampai Desember dengan Persiba Balikpapan. Sisanya, enam pemain lainnya statusnya sudah dilepas dari manajemen tim lama mereka,” ucap Dewanto.