Kalahkan Bali United, Pemain Arema Menyapa Aremania di Luar Stadion Kanjuruhan

Aremania membuktikan bisa mengatasi sanksi yang diberikan oleh komdis PSSI. Meskipun dilarang mendampingi tim di stadion hingga akhir musim, mereka tetap memberikan dukungan dari luar Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, ketika Arema melawan Bali United sore tadi (20/10/2018).

Aremania menggelar nobar sambil bernyanyi bersama sepanjang pertandingan. Nyanyian itu pun terdengar hingga di dalam stadion. Efeknya sangat positif.

Selain memberikan sumbangan hasil dari penjualan kupon nobar, pemain Arema merasakan tidak berjuang sendirian, sehingga Hamka Hamzah dkk. berhasil menaklukkan Bali United dengan skor 3-1. Pemain Arema juga sudah menyiapkan rasa terimakasih menjelang pertandingan.

Saat Hanif Sjahbandi mencetak gol kedua, kapten tim Arema, Hamka Hamzah mengambil sebuah baju bertuliskan ‘Bersoraklah Aremania Aremanita’.

Setelah pertandingan, Hamka Hamzah dan beberapa pemain bergegas keluar stadion untuk menghampiri Aremania yang ada diluar pintu utama Stadion Kanjuruhan. Hamka pun menyampaikan terimakasih dan ikut bernyanyi merayakan kemenangan.

“Kemenangan ini untuk mereka. Dan kami senang bisa melakukan selebrasi bersama-sama,” tegas pemain asal Makassar tersebut.

Kehadiran pemain Arema usai pertandingan ini membuat Aremania semakin bersemangat untuk bernyanyi. Bahkan mereka tidak langsung membuyarkan diri. Mereka tetap berada di luar stadion menunggu bus pemain Arema keluar untuk memberikan sambutan lagi.

Pelatih Arema, Milan Petrovic juga ikut bangga dengan aksi Aremania tersebut. Karena mereka tetap bisa memberikan dukungan dengan caranya sendiri.

Dari informasi yang diberikan panitia nobar, hingga pertengahan babak, kupon yang terjual sudah memberikan pemasukan sebesar 39 juta rupiah.

Dana itu masih bisa bertambah karena ada banyak Aremania yang baru datang pada babak kedua. Dana tersebut langsung diberikan panitia nobar kepada manajemen Arema seusai pertandingan.

Aremania dikenai sanksi dilarang memasuki stadion hingga akhir musim setelah insiden dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya (6/10/2018).

Pada waktu itu Aremania masuk ke lapangan setelah pertandingan. Sehingga komdis memberikan hukuman berat. Mengingat sudah beberapa kali Aremania melakukan aksi seperti itu.